news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet panjat tebing Indonesia, Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah keluar sebagai juara nomor speed mixed relay di World Climbing Series Guiyang 2026..
Sumber :
  • Instagram.com/@worldclimbing

Bangga! Tim Panjat Tebing Indonesia Tambah Medali Emas di World Climbing Series Guiyang 2026

Kabar membanggakan kembali datang dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia. Dua atletnya, Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah keluar sebagai juara nomor speed mixed relay (estafet campuran) di World Climbing Series Guiyang 2026 di China.
Minggu, 13 September 2026 - 09:30 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar membanggakan kembali datang dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing Indonesia. Dua atletnya, Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah keluar sebagai juara nomor speed mixed relay (estafet campuran) di World Climbing Series Guiyang 2026 di China.

Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah  yang mewakili Tim Indonesia 1 sukses mencatatkan waktu 11,35 detik. Pasangan Indonesia tersebut mampu mengalahkan wakil tuan rumah China, Mengli Zhang dan Ziyu Zhou, yang mencatatkan waktu 14,85 detik dalam babak final, pada Sabtu (12/9/2026).

Sedangkan di perebutan peringkat ketiga, Samuel Watson dan Emma Hunt (Amerika Serikat) berhasil mengalahkan Jerome Morel dan Capucine Viglione (Prancis). Watson/Hunt mencatatkan 11,85 detik, sedangkan lawannya 13,4 detik.

Indonesia sendiri menurunkan dua tim di nomor speed relay mixed. Tim Indonesia 2 di perkuat oleh Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih.

Sayangnya, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih hanya mampu mencapai babak perempat final. Mereka mencatatkan waktu 11,97 detik, dan tumbang dari Watson/Hunt yang mengemas 11,46 detik.

Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi keduanya, yang sebelumnya gagal menembus podium pada seri Krakow. Raharjati dan Rajiah pun menyebut pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja keras serta konsistensi latihan yang mereka jalani bersama.

"Saya sangat bahagia dan bersyukur bisa mendapatkan medali emas," kata Raharjati, dikutip dari Antara.

Keduanya sebelumnya juga tampil bersama dalam seri Krakow, tetapi harus puas menempati peringkat keempat. Hasil di Guiyang menjadi pembuktian bahwa pasangan Indonesia tersebut mampu bangkit dan kembali bersaing di posisi teratas.

Rajiah Sallsabillah turut mengungkapkan rasa puas setelah akhirnya berhasil mengamankan podium pertama. Medali emas ini sekaligus menjadi gelar juara pertamanya sepanjang 2026.

"Saya hanya berusaha agar lebih bagus dan sekarang bisa podium satu atau meraih emas," ujar dia.

Hasil ini juga menambah daftar prestasi tim panjat tebing Indonesia di China. Pasalnya sebelumnya Antasyafi Robby Al Hilmi lebih dulu meraih emas dalam nomor speed perseorangan putra di World Climbing Series Guiyang 2026.

(ant/nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral