- YouTube Hyundai E&C Hillstate
Gara-gara Megawati Hangestri, Media Korea Pernah Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot'
tvOnenews.com - Kepindahan Megawati Hangestri Pertiwi ke Hyundai Hillstate bukan sekadar transfer pemain asing biasa.
Begitu kabar tersebut resmi diumumkan, media Korea Selatan langsung menyoroti langkah klub asal Suwon itu.
Salah satu media Korea, Star News, bahkan menggunakan istilah "jackpot" untuk menggambarkan keberhasilan Hyundai Hillstate mendapatkan tanda tangan Megawati.
"'Hyundai E&C Jackpot' Mengamankan Bintang Indonesia Mega," tulis Star News dalam judul pemberitaannya.
- Instagram @hdecvolleyballteam
Sorotan tersebut cukup beralasan. Megawati bukan nama baru di kompetisi voli Korea Selatan.
Selama dua musim memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada 2023-2025, pemain asal Jember, Jawa Timur, itu berkembang menjadi salah satu pemain asing yang paling dikenal di V-League.
Kini, setelah resmi kembali ke Korea Selatan untuk memperkuat Hyundai Hillstate pada musim 2026/2027, ekspektasi terhadap Megawati kembali tinggi.
Mengapa Hyundai Hillstate Disebut Dapat Jackpot?
Star News menyoroti rekam jejak Megawati selama dua musim pertamanya di V-League.
"Karena Mega adalah pemain yang telah membuktikan kemampuannya sebagai pemain top-tier dengan serangan yang kuat dan kemampuan mencetak poin yang tinggi saat bermain di V-League selama dua musim dari 2023 hingga 2025, kembalinya dia diharapkan menjadi kartu kunci yang akan semakin meningkatkan daya serang Tim Bola Voli Hyundai E&C."
"Dengan perekrutan ini, Tim Bola Voli Hyundai E&C telah melengkapi kombinasi yang kuat untuk memimpin musim baru 2026."
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa Hyundai Hillstate merekrut pemain yang sudah memahami atmosfer kompetisi Korea.
Megawati tidak perlu memulai semuanya dari nol seperti pemain asing yang baru pertama kali mencicipi V-League.
Selama dua musim bersama Red Sparks, ia sudah merasakan pertandingan reguler, playoff, hingga final.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika memasuki babak baru bersama Hillstate.
ANTARA juga mencatat Megawati membantu Red Sparks mencapai playoff pada musim pertamanya dan melaju hingga final pada musim keduanya.
Pada musim 2026/2027, ia akan berada di bawah arahan pelatih Kang Sung-hyung dan diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan utama Hillstate bersama pemain Amerika Serikat Jordan Wilson.
Popularitas Megawati di Korea Selatan tidak muncul secara tiba-tiba.
Namanya mulai mencuri perhatian ketika tampil bersama Red Sparks pada musim 2023/2024.
Performa agresifnya di lini serang membuat pemain Indonesia tersebut segera menjadi salah satu pemain yang paling banyak diperbincangkan.
Penggemar kemudian memberinya julukan "Megatron", yang menggambarkan kekuatan serangan dan spike kerasnya.
Pada musim keduanya, Megawati semakin matang. Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan pukulan, tetapi juga menunjukkan kemampuan membaca permainan dan tampil tenang ketika tim membutuhkan poin.
Red Sparks pun berhasil melangkah lebih jauh hingga partai final.
Catatan tersebut menjadi alasan mengapa kepindahan Megawati kembali ke Korea Selatan memiliki daya tarik tersendiri.
Ia datang ke Hillstate bukan sebagai pemain yang masih harus membuktikan apakah dirinya mampu bersaing di V-League.
Sebaliknya, ia datang dengan reputasi yang sudah terbentuk.
Dalam dua musim bersama Red Sparks, Megawati mencatatkan performa yang konsisten.
Pada musim 2023/2024, ia mencetak 736 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 43,95 persen.
Semusim berikutnya, catatan tersebut meningkat menjadi 802 poin dengan efektivitas serangan 48,06 persen.
Angka tersebut memperlihatkan perkembangan Megawati dari musim pertama ke musim kedua.
Tidak mengherankan jika Hyundai Hillstate melihatnya sebagai salah satu senjata utama untuk memperkuat lini serang mereka.
Apalagi, klub tersebut memiliki ambisi untuk kembali bersaing di papan atas V-League.
Hal menarik lainnya adalah keputusan Megawati tidak kembali ke Red Sparks.
Setelah meninggalkan klub tersebut, Megawati memilih tantangan baru bersama Hyundai Hillstate.
Keputusan itu membuat musim 2026/2027 semakin menarik karena Megawati berpotensi menghadapi klub yang pernah membesarkan namanya di Korea Selatan.
Di sisi lain, kepindahan ini memberikan kesempatan baru bagi Megawati untuk membangun sejarahnya sendiri.
Jika bersama Red Sparks ia dikenal sebagai pemain yang mampu membawa klub menembus playoff dan final, kini tantangannya adalah membantu Hillstate mengejar prestasi tertinggi.
Publik kini mulai menantikan penampilan resmi Megawati bersama Hyundai Hillstate.
KOVO Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Jinnam Gymnasium, Yeosu, pada 11-18 Oktober 2026. Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex.
Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober pukul 17.00 WIB. Dua hari kemudian, mereka akan berhadapan dengan GS Caltex pada 16 Oktober pukul 17.00 WIB.
(tsy)