- Instagram.com/solmangat
Apa Kabar Solmangat? Mantan Penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks, Kini Tinggal di Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kabar terbaru Kim Yoon-sol alias Solmangat selaku mantan penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks. Ia belum lama ini membawa kabar bahagia serta menjalani aktivitas yang berbeda sejak tak lagi menjadi penerjemah di Liga Voli Korea.
Nama Solmangat tentu tidak asing bagi volimania Indonesia, pasalnya ia sempat menjadi salah satu sosok penting dalam kariernya Megawati Hangestri saat berkarier di Liga Voli Korea. Perempuan asal Korea Selatan tersebut pernah membantu komunikasi Megawati selama memperkuat Red Sparks pada musim 2023-2024.
Tak hanya menjadi penerjemah Megawati Hangestri, Solmangat juga sempat membantu komunikasi Giovanna Milana (outside hitter/Amerika Serikat) yang turut menjadi tandem pevoli berjuluk Megatron tersebut.
Namun, kebersamaan Kim Yoon-sol dengan Megawati dan Gia hanya bertahan selama satu musim. Setelah musim tersebut berakhir, Giovanna Milana kembali ke Amerika Serikat, sementara Solmangat memilih mengakhiri pekerjaannya di Red Sparks.
Keputusan tersebut diambil oleh Solmangat karena ingin fokus pada pendidikan dan mengembangkan kariernya sebagai content creator. Red Sparks kemudian memiliki penerjemah baru.
Red Sparks menunjuk Lee So-jeong dipercaya mengisi posisi tersebut ketika klub mendatangkan Vanja Bukilic dari Expressway Hi-Pass sebagai salah satu pemain asing di musim 2024-2025.
Kini Megawati Hangestri sudah kembali ke Korea Selatan, dan akan memperkuat Hyundai Hillstate. Namun ia tak lagi bekerja dengan Solmangat maupun Lee So-jeong, akan tetapi bersama Yoo So-yeon yang menjadi penerjemah di Hillstate di V-Leavue musim 2026-2027.
Lantas lama tak terdengar, bagaimana kabar Solmangat kini?
Kim Yoon-sol belum lama ini mengumumkan kabar bahagia. Melalui akun Instagram pribadinya @solmangat, ia mengumumkan dirinya telah lulus dari Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) pada akhir Agustus lalu.
Ia mengaku bahwa dirinya akhirnya merasakan wisuda setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih 6 tahun. Namun kini ia berhasil melewati tantangan tersebut.
Berikut curhatan Solmangat di salah satu postingannya:
"Akhirnya lulus dari kampusku, HUFS! Aku akan selalu bangga menjadi bagian dari Departemen Studi Melayu-Indonesia. Tetap semangat terusssss! (Siapa nih yang baru lulus kuliah setelah 6 tahun?!).
Akhirnya lulus dari HUFS, kampus yang sudah kutempuh selama hampir selama aku bersekolah di SD!
Sebelum masuk kuliah, sebenarnya aku benar-benar tidak tahu apa pun tentang Indonesia. Namun, berkat berbagai mata kuliah yang sangat berharga serta dukungan kampus yang tidak pernah pelit memberikan kesempatan untuk pergi ke Indonesia setiap semester, aku bisa mendapatkan begitu banyak pengalaman.
Aku bahkan bisa menjadi YouTuber dengan 300 ribu subscriber, menjadi penerjemah khusus Megawati Hangestri, pemain voli Indonesia yang luar biasa, di tim voli profesional Red Sparks, menjadi ambassador LG Energy Solution, hingga mencoba membangun bisnis sendiri. Rasanya benar-benar banyak hal yang bisa aku lakukan selama berkuliah di sini!!
Tapi yang paling berharga dari semuanya adalah bisa bertemu dengan teman-teman seangkatan, kakak tingkat, adik tingkat, serta para profesor yang luar biasa. Bisa bertemu mereka dan perlahan membentuk diriku yang sekarang mungkin merupakan hadiah terbesar yang aku dapatkan.
Saat sedang dalam perjalanan ke Hoegi untuk bertemu teman, tiba-tiba aku teringat ijazah kelulusan yang sejak Februari ternyata masih berada di suatu tempat di ruang kepala jurusan, jadi aku mendadak datang untuk mengambil foto ini!! (Yoonseo, terima kasih ya)
Walaupun aku tidak sempat mengenakan toga, rasanya justru lebih bermakna karena aku bisa datang ke Korea sebentar untuk liburan, mengambil ijazah, sementara saat ini aku sedang tinggal di Jakarta dan menjalani pekerjaan yang memang aku inginkan. Hehe.
Ke depannya, aku ingin menjadi seseorang yang bisa memberikan kembali kepada adik-adik tingkat apa yang sudah aku terima selama ini, atau bahkan lebih dari itu!! Suatu hari nanti, aku juga ingin menjadi senior HUFS yang keren dan mampu menyumbangkan banyak beasiswa.
Untuk HUFS yang sudah menemaniku selama enam tahun, dan untuk Departemen Bahasa Melayu dan Indonesia, terima kasih banyak!" tulisnya.
Meski kini tak lagi menjadi penerjemah Megawati Hangestri, namun hubungan Solmangat dengan Megawati Hangestri maupun Giovanna Milana tetap berjalan baik.
Solmangat bahkan menyempatkan hadir ke pesta pernikahan Megawati Hangestri dan Dio Novandra, serta bertemu juga dengan Ko Hee-jin selaku pelatih Red Sparks pada 4 Juli 2025 lalu.
(nad)