- Hyundai Hillstate - Red Sparks
Belum Juga Hadapi Megawati Hangestri, Pelatih Baru Red Sparks Sudah Bongkar 'Rahasia' Timnya
tvOnenews.com - JungKwanJang Red Sparks memasuki era baru menjelang bergulirnya Liga Voli Korea atau V-League 2026/2027. Klub yang pernah diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi itu kini memiliki pelatih kepala baru, Kwon Soon-chan.
Menariknya, belum juga berpeluang menghadapi Megawati bersama klub barunya, Hyundai E&C Hillstate, Kwon sudah menyoroti sejumlah persoalan yang perlu dibenahi di tubuh Red Sparks.
Kwon Soon-chan resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Red Sparks pada 6 Oktober 2026.
Hanya sehari setelah penunjukannya, Kwon sudah harus menghadapi pertanyaan wartawan dalam agenda Media Day V-League 2026/2027 di Korea Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia diminta menyampaikan pandangan awal mengenai kondisi Red Sparks yang kini berada di bawah arahannya.
Alih-alih memberikan penilaian positif semata, Kwon justru mengungkapkan beberapa kelemahan yang menurutnya masih perlu diperbaiki, terutama terkait banyaknya kesalahan dan kepercayaan diri pemain ketika melakukan servis.
"Ada banyak kesalahan. Mereka juga tampak kurang percaya diri dalam servis mereka. Saya akan berupaya memperbaiki area yang perlu ditingkatkan. Terlihat jelas bahwa para pelatih yang ada telah bekerja keras melatih para pemain," kata Kwon Soon-chan dikutip dari Sports Chosun.
- KOVO
Komentar tersebut memperlihatkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Kwon bersama Red Sparks. Ia perlu meningkatkan kualitas permainan sekaligus membantu para pemain tampil lebih percaya diri ketika menghadapi pertandingan.
Meski demikian, Kwon tidak berencana mengubah gaya bermain Red Sparks secara drastis dalam waktu singkat. Ia memilih melakukan pembenahan secara bertahap sembari mempelajari karakter dan perkembangan para pemain sepanjang musim.
"Daripada mengubah gaya permainan secara langsung, saya pikir akan lebih baik untuk melakukan perubahan seiring berjalannya musim. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membangun tim yang dapat menetapkan tujuan untuk meraih kejuaraan. Anda dapat menantikannya," jelasnya.
Tantangan Kwon Soon-chan tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis permainan. Red Sparks juga harus menjalani musim baru setelah kehilangan salah satu pemain yang berperan penting dalam perjalanan mereka selama dua musim terakhir, yakni Megawati Hangestri.
Pemain asal Jember, Jawa Timur, tersebut memperkuat Red Sparks selama dua musim, yakni pada kompetisi 2023/2024 dan 2024/2025. Selama periode itu, Megawati menjadi salah satu andalan tim dalam mendulang poin.
Pada musim pertamanya, Megawati mengoleksi 736 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 43,95 persen.
Kontribusinya berlanjut pada musim 2024/2025. Megawati mencatatkan 802 poin dan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak angka di liga. Persentase keberhasilan serangannya juga meningkat menjadi 48,06 persen.
- KOVO
Penampilan tersebut turut membantu Red Sparks melangkah hingga final V-League 2024/2025. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Pink Spiders setelah menjalani seri final yang berlangsung hingga lima pertandingan.
Setelah dua musim bersama Red Sparks, Megawati memutuskan melanjutkan kariernya dengan bergabung bersama Hyundai E&C Hillstate untuk kompetisi 2026/2027.
Kepergian pemain berjuluk Megatron itu membuat Red Sparks harus menata kembali kekuatan tim. Di sisi lain, Kwon juga perlu menemukan komposisi dan strategi yang tepat agar klub tersebut tetap kompetitif meski tidak lagi diperkuat Megawati.
Kwon Soon-chan bukan sosok baru dalam dunia bola voli Korea Selatan. Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain, ia melanjutkan perjalanan di dunia kepelatihan dengan memulai dari level sekolah menengah.
Ia kemudian memperoleh pengalaman sebagai asisten pelatih di sejumlah klub, termasuk Woori Capital, Korean Air Lines, dan KB Insurance.
Kariernya berlanjut ketika dipercaya menangani KB Insurance dan Pink Spiders sebagai pelatih kepala. Pengalaman di kompetisi putra maupun putri menjadi bekal penting bagi Kwon untuk menghadapi tantangan bersama Red Sparks.
Penunjukannya sebagai pengganti Ko Hee-jin sekaligus menandai kembalinya Kwon ke panggung Liga Voli Korea setelah sekitar tiga tahun.
Kini, ia memiliki tugas untuk membenahi sejumlah aspek permainan Red Sparks, meningkatkan kepercayaan diri pemain, dan membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara.
Era baru Red Sparks bersama Kwon Soon-chan berpotensi bersinggungan dengan perjalanan Megawati di Hyundai Hillstate melalui KOVO Cup 2026.
Turnamen bola voli putri tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11-18 Oktober 2026 di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan.
Hyundai Hillstate, klub baru Megawati, tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX. Sementara itu, Red Sparks berada di grup berbeda.
Dengan pembagian tersebut, Red Sparks dan Hyundai Hillstate tidak akan bertemu pada fase grup. Namun, peluang duel antara kedua tim masih terbuka apabila mereka berhasil melangkah ke fase berikutnya.
Jika pertemuan itu terwujud, pertandingan tersebut akan menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pencinta voli Korea Selatan, khususnya penggemar Megawati di Indonesia.
Megawati berpeluang menghadapi mantan klub yang pernah dibelanya selama dua musim, sedangkan Kwon Soon-chan dapat menguji hasil awal pembenahan yang dilakukannya bersama Red Sparks.
Meski demikian, pertemuan kedua tim di KOVO Cup belum dapat dipastikan karena bergantung pada hasil pertandingan dan perjalanan masing-masing klub di turnamen tersebut.
(tsy)