news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet mengikuti acara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk Asian Para Games 2026 di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026)..
Sumber :
  • NPC INDONESIA/Mohammad Ayudha

Ganda Putra SL3-SU5 Buka Peluang Emas Bagi Indonesia di Asian Para Games 2026

Kontingen Indonesia memiliki peluang menambah medali emas melalui cabang olahraga (cabor) bulu tangkis di Asian Para Games 2026. Peluang tersebut datang dari pasangan ganda putra SL3-SU5, Hikmat Ramdani dan Fredy Setiawan.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen Indonesia memiliki peluang menambah medali emas melalui cabang olahraga (cabor) bulu tangkis di Asian Para Games 2026. Peluang tersebut datang dari pasangan ganda putra SL3-SU5, Hikmat Ramdani dan Fredy Setiawan.

Hikmat Ramdani/Fredy Setiawan diandalkan pada nomor ganda putra SL3–SU5 yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di Asian Para Games 2026. Catatan positif Hikmat/Fredy yang telah meraih empat gelar juara internasional sepanjang musim 2026 diharapkan bisa berlanjut di Jepang.

Harapan tersebut diungkapkan oleh Koordinator Tim Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, yang berharap bahwa Hikmat/Fredy bisa mencatatkan hasil apik di Asian Para Games 2026.

"Nomor ini baru pertama kali akan dipertandingkan. Kebetulan dalam empat kali try out kita mendapatkan medali emas, jadi harapan kami masih bisa bertahan sampai di sini," kata Jarot Hernowo, dikutip dari Antara.

Hikmat/Fredy sebelumnya tampil sebagai juara French Para Badminton International, British and Irish Para Badminton International, China Para Badminton International, serta Japan Para Badminton International. 

Alhasil empat kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi pasangan Indonesia untuk menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar bagi atlet difabel se-Asia itu.

Nomor SL3–SU5 sendiri menggabungkan pemain dengan klasifikasi berbeda, dengan total nilai klasifikasi kedua atlet tidak boleh melebihi delapan poin. Kombinasi pasangan yang diperbolehkan meliputi SL3-SL3, SL3-SL4, SL3-SU5, dan SL4-SL4.

Meski demikian, peluang Indonesia untuk meraih medali tidak hanya bertumpu pada sektor ganda putra. Jarot menyebut nomor ganda campuran dan ganda putri juga menjadi andalan dalam upaya memenuhi target yang telah ditetapkan.

"Target kami ada dua emas, dua perak, dan enam perunggu. Peluang kami memang masih menjaga nomor utama kami yaitu di mixed double, kemudian juga ada di ganda putri," tambahnya.

Tim pelatih memperkirakan persaingan di Aichi-Nagoya berlangsung ketat karena kekuatan antarnegara relatif merata. India dan Malaysia menjadi dua pesaing yang patut diwaspadai karena memiliki atlet berkualitas di sejumlah nomor unggulan Indonesia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral