- tvOnenews-M Indmas
An Se-young Pecahkan Rekor yang Dimiliki Susi Susanti yang Dipegang Sejak 1999
Jakarta, tvOnenews.com - Atlet badminton tunggal putri Korea Selatan, An Se-young memecahkan rekor yang sudah dimiliki Susi Susanti sejak 1999 lalu.
Baru berusia 24 tahun, An Se-young memecahkan rekor dengan 47 gelar setelah menjuarai Denmark Open. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh legenda badminton Indonesia, Susi Susanti dengan 46 gelar pada 1999 lalu.
An Se-young mengalahkan Akane Yamaguchi dalam final Denmark Open 2026 dengan skor 21-23, 21-14, 21-18 di Odense, Minggu (18/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi gelar internasional ke-47 sepanjang kariernya sekaligus trofi individu kesembilan yang diraihnya pada musim ini.
Dilansir dari laman Xports News, ada statistik lain yang membuat pencapaian An Se-young semakin sulit dipercaya. Sejak kalah dari Wang Zhiyi pada final All England Open Maret lalu, An tidak lagi tersentuh kekalahan dan kini telah membukukan 44 kemenangan beruntun.
Dalam pertandingan yang berlangsung hingga gim ketiga, dominasinya bahkan lebih mencolok karena An disebut telah memenangkan 20 pertandingan beruntun sejak Maret 2025. Kekalahan terakhirnya dalam duel tiga gim terjadi saat menghadapi Yamaguchi pada BWF World Tour Finals Desember 2024.
Kemenangan atas Yamaguchi juga memperpanjang dominasi An dalam rivalitas mereka menjadi 10 pertandingan beruntun. Secara keseluruhan, An kini unggul 24-15 atas pemain Jepang tersebut, setelah sebelumnya sempat tertinggal 14-15 dalam rekor pertemuan.
Perjuangan di Denmark Open juga tidak mudah karena An sempat tertinggal 5-11 pada gim penentuan. Ia kemudian bangkit dengan rangkaian poin beruntun hingga membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 21-18.
Catatan musim 2026 An juga semakin mengerikan dengan 61 kemenangan dan hanya satu kekalahan dari 62 pertandingan. Persentase kemenangannya mencapai 98,4 persen, sementara gelar ke-47 membuatnya resmi melewati rekor Susi Susanti dalam daftar gelar tunggal putri internasional.
Kini An langsung menghadapi tantangan berikutnya di French Open 2026 yang berlangsung di Paris. Jika kembali menjadi juara, ia akan mengoleksi 10 gelar individu tahun ini dan semakin dekat dengan rekor 11 gelar dalam satu musim yang dibuatnya pada 2025.