- PBSI
Tiga Kali Jadi Runner-Up di Turnamen Super 500, Putri KW Penasaran Juara di Indonesia Masters 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Putri Kusuma Wardani (Putri KW) memastikan tempat di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai menaklukkan wakil Chinese Taipei, Sung Shuo Yun, lewat kemenangan dua gim langsung 21-15, 21-15.
Bermain di hadapan publik Istora Senayan, Putri tampil cukup solid dan mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal laga.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Pertandingan ini menjadi pertemuan kedelapan bagi kedua pemain. Dengan tambahan kemenangan tersebut, Putri kini unggul 5-2 dalam rekor head to head atas Sung.
Pengalaman berulang menghadapi lawan yang sama membantu Putri membaca pola permainan dan menyesuaikan strategi dengan lebih efektif.
“Secara keseluruhan, saya cukup puas dengan penampilan hari ini. Saya bisa mengeluarkan semua kemampuan saya. Di Australian Open 2025, saya bertemu dengan Sung, menurut saya hari ini dia bermain sangat safe. Sementara saya di game pertama dan kedua masih banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Putri.
Putri juga menyoroti faktor kondisi lapangan, khususnya arah angin yang berbeda dibandingkan saat sesi uji coba. Ia mengaku masih dalam proses mencari formula permainan yang paling pas, sambil tetap menjaga keamanan dalam setiap pengambilan keputusan.
“Di pertandingan tadi, saya lebih sering baca arah angin, karena arah anginnya agak berbeda dengan saat test court. Saya memang masih mencari pola main yang pas, tapi harus safe juga,” kata pemain peringkat tujuh dunia tersebut.
Lebih jauh, Daihatsu Indonesia Masters 2026 memiliki makna khusus bagi Putri.
Turnamen ini menjadi ajang untuk menuntaskan rasa penasarannya setelah beberapa kali nyaris meraih gelar di level Super 500, namun selalu terhenti di posisi kedua.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
“Sangat termotivasi, karena saya sudah tiga kali dapat medali perak di level Super 500. Rasanya ingin banget juara di level Super 500 pertama saya di Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, Putri tercatat menjadi runner up di Australian Open 2025, Hylo Open 2025, serta Hong Kong Open 2024, yang semuanya berada di level Super 500.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa persaingan tunggal putri tetap ketat, terlepas dari jumlah pemain top 10 yang tampil.
“Walaupun di Daihatsu Indonesia Masters 2026 tidak banyak pemain top 10, tapi persaingan di tunggal putri sudah sangat ketat. Pemain yang lebih senior dari saya sudah konsisten, pemain yang lebih junior bermain dengan cukup baik dan nggak mau kalah dengan pemain senior,” kata Putri.
Putri juga menyadari padatnya jadwal turnamen yang dijalaninya sepanjang Januari.
Indonesia Masters menjadi turnamen ketiga setelah Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750), di mana ia berhasil menembus perempat final di dua ajang tersebut.
“Besok saya nggak tahu ketemu siapa, tapi pengin habis-habisan karena di rumah sendiri. Soal kondisi, bisa dibilang main di level Super 1000 dan 750 itu lawan-lawannya nggak mudah, saya juga belum bisa sampai semifinal. Ada sedikit lelah, tapi saya harus bisa mengontrol pikiran dan badan juga untuk recovery,” ungkapnya.
(aes)