- PBSI
Wakil Indonesia Tiba di Inggris, Pelatih Ganda Putra Beberkan Persiapan Fajar Alfian Dkk Jelang All England 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Para pebulutangkis Indonesia sudah tiba di Inggris untuk turun di turnamen All England 2026.
Dilansir dari Instagram resmi PBSI, Fajar Alfian dan rekan-rekan mendarat di London pada Rabu 25 Februari 2026 malam WIB.
Setelahnya, wakil Tanah Air akan melanjutkan perjalanan via darat ke Milton Keynes untuk mematangkan persiapan sekaligus adaptasi cuaca.
Turnamen yang akan digelar di Utilita Arena Birmingham pada 3–8 Maret itu menjadi target penting, sehingga persiapan tak lagi bersifat umum. Menu latihan kini disesuaikan dengan kebutuhan taktik dan pola permainan calon lawan.
Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, membeberkan persiapan para pemainnya jelang tampil di turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.
“Undian kan sudah keluar jadi nanti sambil menjalankan program aklimatisasi, menu latihannya sudah masuk ke pra-kompetisi yang banyak game,” ujar Antonius dalam keterangan resmi, Selasa.
Menurutnya, kepastian lawan membuat tim pelatih dapat memetakan detail teknis secara lebih spesifik.
Latihan tak lagi sebatas penguatan fisik atau teknik dasar, melainkan diperbanyak simulasi pertandingan agar atmosfer kompetisi kembali terasa.
Selain membangun ritme tanding, program ini juga dirancang untuk mempercepat adaptasi terhadap perbedaan waktu dan suhu di Inggris. Aspek nonteknis dinilai sama pentingnya dengan strategi permainan, mengingat kondisi cuaca Eropa kerap memengaruhi performa atlet Asia.
Berdasarkan rilis resmi Badminton World Federation, Indonesia menurunkan 13 wakil yang tersebar di berbagai sektor.
Di tunggal putra, Jonatan Christie akan menghadapi Jia Heng Jason Teh (Singapura). Secara rekor pertemuan, Jonatan unggul 4-0, tetapi lawannya yang kini berperingkat 34 dunia tetap berpotensi memberi kejutan. Sementara itu, Alwi Farhan akan mengawali langkahnya dengan melawan Ayush Shetty (India).
Pada sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani ditantang Mia Blichfeldt (Denmark) yang dikenal kuat dalam reli panjang dan permainan bertahan.
Di ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan berhadapan dengan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia). Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melawan Christo Popov/Toma Junior Popov (Prancis).
Kemudian Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana bertemu Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan), sementara Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menghadapi Liu Kuang Heng/Yang Po Han (Taiwan). Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ditantang Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea Selatan).
Di sektor ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan menghadapi Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Taiwan). Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mendapat undian berat melawan unggulan ketiga Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China). Sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari bertemu Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr (Ukraina).
Pada nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan melawan Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). Adapun Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menghadapi Marvin Seidel/Nguyen Thuc Phuong (Jerman).
Dengan komposisi undian yang tak ringan, fase pra-kompetisi menjadi momen penting untuk mematangkan detail permainan. Kini, fokus tim bukan sekadar menjaga kondisi, melainkan memastikan setiap wakil memahami peta kekuatan lawan sebelum benar-benar turun di arena Birmingham.
(aes)