news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri.
Sumber :
  • PBSI

Alasan PBSI Tarik Mundur Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin di Australian Open 2026, Gara-gara Hal Ini

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa mereka resmi menarik mundur dua ganda putranya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari Australian Open 2026.
Selasa, 9 Juni 2026 - 08:29 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa mereka resmi menarik mundur dua ganda putranya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari Australian Open 2026.

Hal ini diumumkan oleh PBSI melalui keterangan resminya sehari jelang dimulainya Australian Open 2026, pada Senin (8/6/2026) malam WIB.

Pelatih ganda putra utama Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho menjelaskan bahwa keputusan menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026 diambil setelah melalui diskusi panjang dengan tim pendukung.

Antonius Budi Ariantho menjelaskan bahwa Australian Open 2026 tidak menjadi turnamen utama Fajar/Fikri. Mereka juga akan melakukan evaluasi usai gagal meraih gelar di Indonesia Open 2026 pada pekan lalu.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya," kata Antonius Budi Ariantho.

"Sementara itu, turnamen Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini." tambahnya.

Pelatih juga mengatakan bahwa saat ini Fajar/Fikri sedang menjalani masa pemulihan guna menyiapkan diri tampil di ajang bergengsi seperti Kejuaraan Dunia maupun Asian Games.

"Fokus mereka (Fajar/Fikri) saat ini akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas mereka berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games." jelasnya.

Sementara untuk Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, PBSI menjelaskan bahwa mereka tak mau ambil resiko untuk menurunkan pemainnya di Australian Open 2026, yang hanya memiliki jeda peralihan yang sangat singkat.

Keputusan ini diambil apalagi karena mengingat Raymond Indra belum lama ini pulih dari cedera lutut yang dialaminya.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh." ucapnya lagi.

Sehingga Indonesia hanya memiliki 10 wakil dan satu pasangan gado-gado di ganda campuran, yang akan turun di Australian Open 2026.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:54
00:47
06:54
01:12
02:01
08:23

Viral