news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ganda Campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Sumber :
  • PBSI

Diguncang Isu Pelanggaran Integritas, Media Singapura Soroti Keputusan PBSI Tarik Dua Ganda Campuran dari Kejuaraan Dunia

Isu pelanggaran integritas yang mengguncang dunia bulutangkis buat media asing soroti PBSI menarik dua ganda campuran Indonesia dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:10 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Isu pelanggaran integritas yang mengguncang dunia bulutangkis membuat media asing menyoroti keputusan PBSI menarik dua pasangan ganda campuran Indonesia dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Sebagaimana kita tahu, PBSI telah mengumumkan jika pada Kejuaraan Dunia BWF 2026, mereka telah melakukan perombakan susunan pemain.

Nama Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dipastikan batal tampil di New Delhi.

Ganda Campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Sumber :
  • PBSI

Media Singapura, The Straits Times pun menilai keputusan tersebut memunculkan spekulasi karena dilakukan saat BWF sedang menyelidiki dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

"PBSI telah menarik dua pasangan ganda campuran dari kejuaraan dunia mendatang di tengah penyelidikan pengaturan pertandingan oleh badan pengatur olahraga dunia," tulis The Strait Times.

"Kedua pasangan tersebut adalah peringkat 13 dunia Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu serta peringkat 24 dunia Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil," lanjutnya.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi yang mengaitkan kedua pasangan tersebut dengan proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Sebelumnya, PBSI juga sempat buka suara terkait keputusan menarik dua ganda campuran Indonesia itu.

Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja, menjelaskan keputusan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian tim untuk turnamen bergengsi tersebut.

Namun, PBSI tak mengungkap alasan rinci di balik perubahan susunan pemain yang dilakukan menjelang kejuaraan dimulai.

Sementara terkiat dugaan pelanggaran integritas yang menyeret nama pebulutangkis Indonesia, PBSI menegaskan proses administrasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku serta menghormati mekanisme yang dijalankan BWF.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memastikan bahwa semua proses administratif dan partisipasi atlet dalam turnamen internasional dilakukan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku." kata Ricky Soebagdja.

PBSI juga menyampaikan sikap mendukung proses independen yang dilakukan Federasi Bulu Tangkis Dunia terkait dugaan pelanggaran integritas.

Berdasarkan dari laporan The Strait Times, Adnan/Indah lebih dulu mundur pada 13 Juli, disusul Jafar/Felisha pada 29 Juli.

Maka dari itu lah, keputusan mundurnya dua ganda campuran Indonesia itu mendapatkan sorotan di tengah isu match fixing yang mengguncang dunia bulutangkis.

Sebagai informasi, sejumlah pebulutangkis asal Indonesia dikabarkan terlibat dugaan pelanggaran integritas (match-fixing).

Namun, hingga saat ini BWF masih belum membeberkan siapa saja atlet-atlet yang terlibat

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral