news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, di Asian Games 2026.
Sumber :
  • PBSI

Taklukan Wakil Tuan Rumah Lewat Duel Rubber Game, Amri/Nita Melaju ke Perempat Final Ganda Campuran Asian Games 2026

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, memastikan tempat di perempatfinal bulu tangkis Asian Games 2026 usai menaklukan wakil tuan rumah.
Jumat, 25 September 2026 - 19:18 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, memastikan tempat di perempatfinal bulu tangkis Asian Games 2026.

Amri/Nita harus melewati pertandingan sengit melawan wakil tuan rumah Jepang Yuta Watanabe/Maya Taguchi di Ichinomiya City Municipal, Jumat (25/9/2026).

Pertandingan tersebut berlangsung dalam tiga gim. Amri/Nita akhirnya menang 9-21, 21-18, 21-15 setelah sempat kehilangan gim pembuka.

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, di Asian Games 2026
Sumber :
  • PBSI

Yuta/Maya mengawali laga dengan agresif dan langsung memimpin 6-1. Amri/Nita kesulitan membongkar pertahanan pasangan Jepang tersebut.

Permainan Yuta/Maya yang lebih rapi membuat mereka mampu menjaga keunggulan hingga merebut gim pertama dengan skor telak 21-9.

Memasuki gim kedua, Amri/Nita mulai meningkatkan tempo permainan. Mereka terus memberikan tekanan hingga pertandingan berlangsung ketat.

Kedua pasangan saling mengejar angka sebelum skor kembali imbang 16-16. Amri/Nita kemudian memanfaatkan beberapa kesalahan lawan.

Performa tersebut membawa Amri/Nita merebut gim kedua 21-18 dan memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.

Pada gim penentuan, pasangan Indonesia langsung mengambil kendali dengan keunggulan 10-3. Mereka kemudian menjaga jarak hingga 18-10.

Amri/Nita tampil lebih tenang pada fase akhir dan akhirnya mengunci kemenangan 21-15 sekaligus tiket semifinal.

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah, di Asian Games 2026
Sumber :
  • PBSI

Amri Syahnawi mengatakan strategi awal mereka sudah terbaca lawan sehingga permainan sempat tidak berjalan sesuai rencana.

"Tadi awal-awal strategi yang kami terapkan berdasarkan hasil analisis video permainan mereka ternyata sudah diantisipasi. Itu membuat kami malah susah sendiri." kata Amri.

"Setelah itu pelatih ngasih arahan untuk mengubah cara main. Harus tambah temponya, harus berani memberikan tekanan ke lawan. Dan itu berhasil di gim kedua dan ketiga." lanjutnya.

Amri juga menegaskan motivasinya semakin besar setelah meraih medali dari nomor beregu.

"Setelah dapat medali di beregu, pastinya termotivasi banget. Apalagi ini multi event yang empat tahun sekali. Kesempatan berikutnya kami belum tentu dapat main lagi di sini jadi saya anggap ini Asian Games terakhir saya dan akan mati-matian." ungkapnya.

"Lalu walaupun sudah dapat medali di beregu tapi di sektor kami ganda campuran juga ingin menyumbang medali untuk Indonesia." tutup Amri.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral