- Instagram/rondarousey
Comeback Sensasional Ronda Rousey, Tantang Gina Carano dalam Ajang MMA Tayang di Netflix
tvOnenews.com - Dua pionir MMA wanita, Ronda Rousey dan Gina Carano, akan kembali ke arena dalam sebuah laga besar yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei di Intuit Dome.
Pertarungan ini sekaligus menjadi langkah pertama Most Valuable Promotions (MVP) memasuki dunia MMA, dengan penayangan melalui Netflix.
Ronda Rousey terakhir kali bertarung pada 2016 sebelum beralih ke dunia gulat profesional di WWE. Di sana, ia mencatat sejarah sebagai bagian dari laga wanita pertama yang menjadi main event di WrestleMania.
Sementara itu, Carano sudah lebih dulu meninggalkan MMA sebelum era puncak Rousey. Ia kemudian meniti karier sebagai aktris dan membintangi sejumlah film serta serial televisi, termasuk peran penting dalam serial Disney The Mandalorian.
Kembalinya Rousey dipromotori oleh MVP, perusahaan milik Jake Paul yang kini berekspansi ke MMA. Nakisa Bidarian—mantan CFO UFC—berperan dalam mengatur comeback tersebut bersama Jake Paul dalam ajang perdana MMA mereka yang akan disiarkan secara global.
Rencana Lama yang Akhirnya Terwujud
Wacana pertarungan antara Carano dan Rousey sebenarnya sudah bergulir sejak 2014. Spekulasi itu kembali mencuat akhir tahun lalu dan memuncak setelah pengumuman resmi mereka ditonton lebih dari 6 juta kali dalam hitungan jam di Instagram. Keduanya dijadwalkan bertatap muka dalam konferensi pers tiga minggu mendatang.
Pada masa lalu, keduanya sempat berada di fase kehidupan yang berbeda. Saat Rousey tengah mengandung anak pertamanya, Carano menghadapi kepergian kontroversial dari The Mandalorian. Ketika Rousey mengandung anak keduanya, ia menonton sebuah wawancara yang membuatnya merasa Carano tidak berada dalam kondisi terbaik.
Meski saat itu mereka tidak saling berkomunikasi, mantan juara kelas bantam UFC tersebut menyadari bahwa keduanya sama-sama membutuhkan momen kebangkitan di octagon.
Ia pun langsung menghubungi Dana White untuk membicarakan kemungkinan laga tersebut, namun rencana itu tidak berjalan sesuai harapan di UFC.
“Saya selalu mengatakan bahwa Gina adalah satu-satunya orang yang akan saya bela habis-habisan,” kata Rousey kepada SportsCenter ESPN dalam wawancara pertamanya sejak pertarungan itu dikonfirmasi pada hari Selasa dilansir dari Bloody Elbow.
“Saya berpikir, 'Dia membutuhkan ini. Dia membutuhkan pertarungan ini.'" pungkasnya.
“Semakin saya memikirkannya, saya merasa, 'Saya butuh ini. Saya butuh pertarungan ini.' Saya menghubungi Dana White dan bertanya apakah dia tertarik, dan itu tidak berjalan sesuai rencana dengan UFC. Tapi itu membawa kita ke sini hari ini.”
Ini bukan kali pertama duel mereka direncanakan. Keduanya pernah disebut sebagai dua bintang terbesar dalam sejarah MMA tanpa memandang gender.
Bahkan, Carano mengaku pernah ditawari bayaran sebesar 1 juta dolar untuk menghadapi Rousey pada puncak popularitas sang rival.
Namun, saat itu Carano membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun kembali tim dan mempersiapkan diri berkompetisi, sehingga negosiasi dengan Dana White tidak membuahkan hasil.
Kini, di usia 43 tahun, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjalani salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah MMA wanita—sebuah duel yang telah lama dinanti penggemar olahraga bela diri dunia.