- ANTARA/Laman MMA Fighting/Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images.
Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya
tvOnenews.com - UFC baru saja mengumumkan agenda besar bertajuk UFC Freedom Fights 250 yang akan digelar di White House pada 14 Juni 2026.
Acara ini menjadi istimewa karena bagian dari perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Presiden Donald Trump.
Meski menghadirkan sejumlah pertarungan menarik, penggemar kemungkinan akan kecewa karena beberapa nama besar tidak tercantum dalam daftar laga.
- ANTARA/HO-MMA foghting/Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images. / ANTARA/Laman MMA Fighting/Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images.
Nama-nama seperti Conor McGregor, Jon Jones, dan mantan juara kelas ringan dominan Islam Makhachev tidak muncul dalam fight card.
Sebagai gantinya, duel utama akan mempertemukan Ilia Topuria dengan Justin Gaethje dalam perebutan gelar kelas ringan. Sementara itu, laga pendamping utama (co-main event) akan menampilkan perebutan sabuk kelas berat interim antara Alex Pereira dan Ciryl Gane.
Alex Pereira resmi pindah ke divisi kelas berat dengan ambisi menjadi petarung UFC pertama yang menjuarai tiga kelas berat, meskipun catatan tertentu masih menjadi perhatian.
Petarung Brasil ini memulai kariernya di UFC dalam divisi menengah, merebut gelar juara, lalu naik ke kelas berat ringan dan dua kali meraih sabuk juara.
Dengan rekor 13-3 MMA dan 10-2 UFC, Pereira kini menatap tantangan baru melawan Gane (13-2 MMA, 10-2 UFC) untuk memperebutkan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom Fights 250.
Pengumuman resmi pertarungan ini disampaikan selama UFC 326 pada Sabtu lalu. CEO UFC, Dana White, menyatakan bahwa pemenang laga ini akan berhak menghadapi juara Tom Aspinall, yang saat ini masih memulihkan diri dari cedera mata serius yang dialaminya pada pertarungan mempertahankan gelarnya melawan Gane di UFC 321.
Pertarungan itu berakhir tanpa pemenang karena beberapa insiden colokan ilegal yang menghentikan pertandingan.
Tom Aspinall belum bisa memastikan kapan ia akan kembali bertanding. Kehadiran gelar interim menunjukkan bahwa UFC yakin ia akan pulih dan mampu kembali untuk pertarungan penyatuan gelar dengan pemenang Pereira vs. Gane.
Alex Pereira, 38 tahun, memiliki sejarah karier impresif sejak debutnya di UFC pada November 2021.
Dalam 12 pertarungan terakhirnya, tujuh di antaranya adalah perebutan gelar. Tahun 2024 menjadi momen bersejarah bagi Pereira, dan meski mengalami kekalahan gelar awal 2025 dari Magomed Ankalaev, ia berhasil merebut kembali sabuk dengan kemenangan TKO hanya dalam 80 detik di UFC 320 pada Oktober.
Petarung Brasil ini merupakan salah satu dari 11 petarung dalam sejarah UFC yang pernah meraih gelar juara di beberapa kelas berat, namun belum ada yang memiliki kesempatan memperebutkan sabuk ketiga. Keabsahan ambisinya untuk gelar ketiga diperkirakan akan menjadi sorotan karena status gelar interim dan keberadaan Aspinall.
- REUTERS/Rula Rouhana
Sementara itu, Ciryl Gane, 35 tahun, memiliki kesempatan untuk mencatat sejarah dengan menjadi satu-satunya petarung kedua setelah Justin Gaethje yang memegang gelar interim dua kali.
Petarung asal Prancis ini mendapat pujian atas penampilannya sebagai underdog melawan Aspinall sebelum insiden tusukan mata menghentikan pertandingan. Meskipun hasilnya kontroversial, Gane kini mendapatkan peluang kelima dalam kariernya untuk memperebutkan sabuk UFC. (ind)