- Tangkapan layar UFC
Drama Pensiun Jon Jones Tak Goyahkan Sikap Bos UFC, Blak-blakan Ungkap Tabiat Sang GOAT
tvOnenews.com - Perubahan keputusan pensiun Jon Jones kembali menjadi sorotan, namun tidak terlalu memengaruhi sikap bos UFC, Dana White, yang terlihat tenang menanggapi situasi tersebut usai UFC 327.
Dalam sepekan terakhir, Jon Jones sempat membuat pernyataan melalui sebuah video untuk Red Corner MMA bahwa ia telah “menggantungkan sarung tinjunya” dan kini fokus pada bisnis.
Namun, keputusan itu hanya bertahan singkat karena ia kemudian kembali menegaskan bahwa dirinya belum benar-benar pensiun dari dunia pertarungan.
- ANTARA/HO-Laman MMA Fiihgting/Akun instagram Gable Steveson
Tak lama setelah itu, Jones terlihat hadir di pinggir ring pada ajang UFC 327 dan berbicara kepada media di Paramount, di mana ia mengaku masih belum yakin dengan masa depannya sebagai petarung.
Kendati demikian, Dana White tampak tidak terlalu terpengaruh dengan perubahan sikap tersebut, mengingat rekam jejak Jones yang kerap naik turun sejak debutnya di UFC pada 2008.
Sepanjang kariernya, Jon Jones dikenal sebagai salah satu petarung terbaik sepanjang masa dengan gelar di kelas light heavyweight dan heavyweight, namun juga diiringi berbagai kontroversi seperti masalah hukum, pelanggaran doping, dan sejumlah pertarungan yang batal.
Ia juga sempat bersitegang dengan Dana White dan memprotes karena dirinya tak masuk dalam pertarungan utama di UFC White House pada bulan Juni mendatang.
Menanggapi situasi terbaru itu, Dana White mengatakan bahwa tabiat Jon Jones dari dulu seperti demikian.
“Tidak… Dengar, apa bedanya dengan Jon dalam 10 tahun terakhir? Dulu saya sering bilang kepada Lorenzo, 'Kamu tidak akan pernah bisa membangun bisnis dengan orang ini,' tetapi ketika dia muncul, itu menyenangkan.” ungkap saat usai pertandingan UFC 327.
Di sisi lain, Jon Jones juga terlihat berada di pinggir ring bersama rekannya Gable Steveson, yang kabarnya baru saja diumumkan bergabung dengan UFC dalam siaran tersebut.
Ia mengaku suasana pertarungan malam itu—yang disebut oleh Joe Rogan sebagai salah satu pertarungan terbaik sepanjang masa—membuatnya kembali tertarik untuk mempertimbangkan comeback.