news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terence Crawford.
Sumber :
  • AP Photo - Rebbeca S. Gratz

Tinju Dunia: Terence Crawford Ungkap Satu Petinju yang Ingin Ia Lawan, Tapi Tak Pernah Terwujud

Legenda tinju dunia, Terence Crawford (42-0, 31 KO) mengungkapkan satu nama petinju yang hingga kini masih ingin dihadapinya namun berakhir menjadi penyesalan dalam kariernya.
Selasa, 14 April 2026 - 21:57 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda tinju dunia, Terence Crawford (42-0, 31 KO) mengungkapkan satu nama petinju yang hingga kini masih ingin dihadapinya namun berakhir menjadi penyesalan dalam kariernya. 

Baru-baru ini Terence Crawford dikabarkan telah mengakui bahwa tidak semua target lawan tinju dalam daftar incarannya berhasil ia wujudkan selama aktif bertarung.

Melansir dari The Ring Magazine, Terence Crawford secara terbuka membahas satu pertarungan impian yang tidak pernah terjadi. Ia mengungkapkan bahwa ada satu petarung yang sangat ingin ia hadapi di atas ring, namun kesempatan tersebut tak kunjung datang.

Sosok petinju tersebut ialah Danny Garcia (38-4, 22 KO), yang merupakan lawannya di masa remaja namun tak pernah terwujud hingga akhirnya ia memilih pensiun.

"Danny Garcia. Dia teman baikku. Kurasa aku dan Danny akan menjadi lawan yang hebat karena kami saling mengenal dengan baik," kata Crawford kepada awak media.

"Kami tumbuh bersama di Olimpiade Junior dan Silver Gloves. Jika ada seseorang yang tumbuh bersamaku di tinju amatir yang akan menjadi lawan hebat, itu pasti dia.”

Meski tidak merinci secara panjang lebar alasan di balik tidak terwujudnya pertarungan tersebut, namun Crawford mengisyaratkan bahwa situasi dalam dunia tinju, termasuk negosiasi dan timing, sering kali menjadi penghalang utama bagi duel besar untuk terealisasi.

Sekadar informasi, Danny Garcia dianggap sebagai salah satu petinju kelas 140 pound terbaik di dunia. Ia pernah mengalahkan Amir Khan, Lucas Matthysse, dan Zab Judah. ​​

Saat itu Garcia sibuk mempertahankan gelar kelas welter ringan Ring, WBA, dan WBC miliknya, Crawford mulai dikenal di divisi yang lebih rendah.

Kemudian keduanya memang bertanding di divisi yang sama, tetapi hanya untuk waktu yang singkat. Garcia menjadi juara kelas welter WBC pada Januari 2016, tetapi akhirnya kehilangan gelarnya usai direbut Keith Thurman pada Maret 2017. 

Setelah itu baik Crawford dan Garcia mengambil jalan yang berbeda. Garcia tetap berada di divisi kelas welter hingga akhir tahun 2020. Setelah periode tidak aktif, ia kembali di kelas 154 pound. 

Ia juga sempat bertinju di divisi kelas menengah, kalah dari Erislandy Lara saat mencoba menjadi juara tiga divisi. Bintang asal Philadelphia itu secara resmi mengakhiri kariernya setelah kemenangan KO ronde keempat melawan Daniel Gonzalez Oktober 2025.

Sedangkan kesuksesan Crawford berlanjut selama bertahun-tahun setelah masa kejayaan terakhir Garcia sebagai juara. Ia akhirnya menjadi juara tak terbantahkan di kelas 147 pound dengan mengalahkan Errol Spence Jr. pada tahun 2023. 

Kemudian mengakhiri kariernya setelah mengalahkan Canelo Alvarez September 2025 untuk menjadi juara tak terbantahkan tiga divisi pertama dalam era empat sabuk tinju.

(nad)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
08:56
05:38
05:22
01:07
01:04

Viral