- Instagram.com/ufc
Islam Makhachev Sindir Ian Machado Garry Jelang UFC 330: Omong Kosong
tvOnenews.com - Juara dunia UFC kelas welter, Islam Makhachev, mulai memanaskan suasana menjelang pertarungan melawan Ian Machado Garry di UFC 330.
Petarung asal Dagestan, Rusia, itu melontarkan sindiran tajam kepada calon penantangnya yang dinilai terlalu banyak berbicara sebelum keduanya bertemu di oktagon.
Duel Islam Makhachev kontra Ian Machado Garry dijadwalkan menjadi main event UFC 330 yang akan berlangsung di Philadelphia, Amerika Serikat, pada 15 Agustus 2026.
Pertarungan tersebut menjadi salah satu laga yang paling dinantikan penggemar MMA setelah Makhachev resmi naik ke kelas welter dan merebut sabuk juara dari Jack Della Maddalena.
Sejak menguasai divisi welter, Makhachev memang langsung dikaitkan dengan sejumlah penantang elite.
Namun, nama Ian Machado Garry menjadi salah satu yang paling sering muncul dalam perbincangan karena gaya bicara dan kepercayaan dirinya yang tinggi.
Meski demikian, Makhachev tampaknya tidak terlalu terkesan dengan berbagai komentar yang dilontarkan petarung asal Irlandia tersebut.
"Bagaimana mungkin seseorang yang baru saja kalah kemarin, atau sebelum kemarin, bisa berucap hal-hal omong kosong?"
Sindiran itu disampaikan Makhachev dalam wawancara di kanal YouTube Red Corner MMA.
Menurutnya, berbagai pernyataan Garry tidak memberikan pengaruh apa pun terhadap persiapannya menuju UFC 330.
"Jadi, saya tidak peduli dengan apapun omong kosong yang dia ucapkan,"
"Namun di sisi lain itu memang mungkin bagus kalau dsri sudut pandang bisnis, tetapi sekali lagi itu sama sekali tidak mengganggu saya."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Makhachev memahami pentingnya perang kata-kata untuk membangun hype sebuah pertarungan.
Namun, mantan juara kelas ringan UFC itu menegaskan fokus utamanya tetap berada pada persiapan di dalam gym, bukan adu komentar di media.
Walaupun melontarkan kritik terhadap sikap Garry, Makhachev tidak meremehkan kemampuan lawannya.
Petarung berusia 34 tahun itu mengakui bahwa Ian Machado Garry memiliki gaya bertarung yang cukup menyulitkan.
Garry dikenal sebagai striker teknis yang sering bergerak mundur sambil menjaga jarak, membuat lawannya kesulitan menemukan momentum serangan.
"Tentu saja dia adalah petarung yang tricky, dia sering menjaga jarak lalu bertarung dengan backfoot. Lawan-lawannya harus mengejar dia,"
Menurut Makhachev, karakter bertarung seperti itu berbeda dengan sejumlah petarung agresif yang lebih suka bertukar serangan secara terbuka.
"Saya tidak akan bilang dia adalah petarung yang menghibur. Kalau mau contoh misalnya (Michael) Morales, dia bergulat, dia maju. Tetapi kalau dengan Ian Garry, tidak bisa asal maju ke dia."
Komentar tersebut mengindikasikan bahwa kubu Makhachev telah mempelajari pola permainan Garry secara detail.
Petarung Irlandia itu memang dikenal mengandalkan footwork, kontrol jarak, dan serangan balik cepat untuk mengumpulkan poin selama pertandingan.
Salah satu topik yang juga menjadi sorotan menjelang UFC 330 adalah kemampuan takedown Makhachev yang selama ini menjadi senjata utamanya.
Ketika ditanya mengenai laporan bahwa Garry banyak berlatih pertahanan takedown selama persiapan, Makhachev menanggapinya dengan santai.
"Maka saya juga harus berlatih takedwon lebih banyak."
Ia bahkan menegaskan bahwa kemampuan gulat tingkat elite tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat.
"Seperti yang audah saya bilang, Anda tidak bisa berlatih gulat hanya dalam 3-4 bulan, atau bahkan setengah tahun."
Sebagai contoh, Makhachev mengungkit pertarungannya melawan Jack Della Maddalena saat merebut sabuk juara kelas welter.
Menurutnya, lawan yang sudah mempersiapkan diri secara khusus tetap kesulitan menghentikan serangan gulatnya.
"Maddalena kemarin juga begitu, membawa beberapa orang latihan ke campnya, tap lihat bagaimana dia kemarin? Saya melakukan 5 usaha takedown dan dia terjatuh 5 kali juga."
Statistik tersebut menjadi alasan mengapa banyak pengamat MMA masih menjagokan Makhachev.
Selain memiliki striking yang terus berkembang, petarung asal Dagestan itu dianggap memiliki salah satu kemampuan grappling terbaik dalam sejarah UFC.
Laga melawan Ian Machado Garry akan menjadi ujian penting bagi Makhachev dalam mempertahankan dominasinya di divisi baru.
Di sisi lain, Garry melihat UFC 330 sebagai kesempatan terbesar dalam kariernya untuk merebut gelar juara dunia UFC untuk pertama kalinya.
Jika berhasil menang, Makhachev berpeluang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petarung terbaik lintas divisi dalam era modern UFC.
Namun jika Garry mampu membuat kejutan, peta persaingan kelas welter akan berubah drastis.
(tsy)