news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Sarung tinju merah.
Sumber :
  • ANTARA/Shutterstock/pri.

Tinju Dunia: Floyd Mayweather Jr Digugat Rp75 Miliar, Duel Lawan Mike Tyson dan Manny Pacquiao Terancam Batal?

Nama Floyd Mayweather Jr kembali menjadi sorotan setelah mantan juara dunia lima divisi itu dilaporkan digugat oleh perusahaan promotor CSI Sports Events terkait kesepakatan duel melawan Mike Tyson maupun Manny Pacquiao.
Minggu, 21 Juni 2026 - 23:29 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Floyd Mayweather Jr kembali menjadi sorotan setelah mantan juara dunia lima divisi itu dilaporkan digugat oleh perusahaan promotor CSI Sports Events dengan nilai mencapai 4,65 juta dolar AS (setara Rp75,6 miliar). Duel melawan Mike Tyson maupun Manny Pacquiao pun terancam batal.

Melansir dari Ring Magazine, CSI Sports Events telah menggugat Floyd Mayweather Jr di New York atas dugaan pelanggaran kontrak, yang berkaitan dengan uang muka yang telah diterimanya untuk pertarungan melawan Mike Tyson dan Manny Pacquiao.

Promotor tersebut mengklaim telah membayar uang muka sebesar 4,5 juta dolar AS atau sekitar Rp73,1 miliar kepada petinju berjuluk The Money tersebut sebagai bagian dari kesepakatan hak eksklusif untuk mempromosikan pertarungannya.

Kontrak tersebut mencakup pertarungan ekshibisi melawan legenda kelas berat Mike Tyson, dan kedua adalah duel ulang profesional kontra Manny Pacquiao, yang pernah ia hadapi pada 2015.

Namun, kontroversi muncul ketika sehari setelah menerima pembayaran tambahan sebesar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar, Mayweather justru mengumumkan pertarungan ekshibisi melawan kickboxer asal Yunani, Michael Zambidis. 

Duel tinju antara Floyd Mayweather Jr  (50-0, 27 KO) vs Mike Zambidis (158-22, 87 KO) bertajuk 'Battle of the Legends' akan digelar di Telekom Center, Athena Yunani pada 27 Juni ini.

CSI Sports Events menilai langkah tersebut melanggar isi kontrak. Pasalnya, dalam perjanjian yang telah disepakati, Mayweather tidak diperbolehkan mengikuti pertandingan lain sebelum lebih dulu menjalani duel melawan Mike Tyson.

Alhasil perusahaan promotor tersebut meminta pengadilan untuk menghentikan pertarungan Mayweather melawan Zambidis sekaligus menuntut pengembalian seluruh uang muka senilai 4,65 juta dolar AS atau sekitar Rp75,6 miliar.

Selain itu dalam kontrak tersebut bahwa Mayweather dijadwalkan menerima bayaran sebesar 14 juta dolar AS atau sekitar Rp227,6 miliar untuk laga melawan Mike Tyson. Sehingga ia diketahui telah menerima uang muka sebesar 2 juta dolar AS atau sekitar Rp32,5 miliar.

Meski demikian, jadwal resmi pertarungan tersebut tak pernah diumumkan. Sebelumnya, duel Mayweather vs Tyson sempat direncanakan berlangsung pada musim semi 2026 dan disebut-sebut akan digelar di Republik Demokratik Kongo.

Sementara itu, nilai kontrak untuk pertarungan ulang melawan Manny Pacquiao bahkan lebih fantastis. Mayweather dikabarkan bakal memperoleh bayaran sebesar 35 juta dolar AS atau sekitar Rp569,1 miliar ditambah 20 persen dari pendapatan siaran pay-per-view. 

Jika pertarungan tidak menggunakan sistem pay-per-view, maka CSI wajib membayar Mayweather sebesar 50 juta dolar AS atau sekitar Rp813 miliar. Tak hanya itu, Mayweather juga telah menerima uang muka sebesar 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp40,6 miliar untuk duel melawan Pacquiao.

Masalah semakin rumit setelah Mayweather disebut menjalin kerja sama dengan rumah produksi Everwonder untuk menggelar pertarungan melawan Pacquiao melalui platform Netflix. Kesepakatan tersebut bernilai 24,75 juta dolar AS atau sekitar Rp402,4 miliar, dengan bonus tambahan 3,75 juta dolar AS atau sekitar Rp61 miliar.

Pada Februari lalu, Netflix bahkan sempat mengumumkan bahwa duel ulang Mayweather vs Pacquiao akan berlangsung pada 19 September di The Sphere, Las Vegas. Namun hingga kini, kepastian laga tersebut masih menggantung.

Di sisi lain, Mike Tyson juga mengalami cedera tangan yang membuatnya tak bisa bertarung sesuai jadwal awal. Situasi tersebut semakin memperumit rencana duel yang sudah lama dinantikan para penggemar.

Kasus hukum ini menambah daftar masalah yang tengah dihadapi Floyd Mayweather. Sebelumnya, The Ring melaporkan bahwa paspor pria berusia 49 tahun itu terancam dicabut karena tunggakan pajak lebih dari 7,25 juta dolar AS atau sekitar Rp117,8 miliar. 

Belum lama ini, ia juga dilaporkan menghadapi dakwaan pidana terkait dugaan penggunaan cek kosong untuk membeli jam tangan mewah senilai 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,2 miliar di Las Vegas.

(nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral