- Freepik/viarprodesign
Tinju Dunia: Hantam Rolly Romero, Teofimo Lopez Cetak Sejarah Jadi Petinju Juara Tiga Divisi
Jakarta, tvOnenews.com - Teofimo Lopez berhasil merebut sabuk juara dunia kelas welter WBA setelah mengalahkan Rolando “Rolly” Romero di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (23/8/2026) WIB. Kemenangan ini sekaligus membuat Lopez mencatat pencapaian besar dengan menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda.
Teofimo Lopez berhasil menumbangkan Rolly Romero lewat keputusan kemenangan angka mayoritas. Saat itu dua juri memberikan keunggulan 116-112 dan 115-113, sedangkan satu juri lainnya menilai duel berakhir imbang 114-114.
Sejak ronde awal, Teofimo Lopez memang tampil lebih aktif dengan mengandalkan pergerakan dan jab untuk menjaga jarak. Ia juga beberapa kali mengincar tubuh Romero, sementara sang juara bertahan lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Romero sempat membuat Lopez berada dalam posisi terjepit pada ronde kelima. Pukulan kerasnya membuka luka di sekitar mata kanan Lopez dan sempat mengganggu keseimbangan lawannya, tetapi Lopez mampu bertahan serta kembali mengendalikan jalannya pertarungan.
Setelah momen tersebut, Lopez kembali menemukan ritmenya. Ia terus memanfaatkan jab, pergerakan, serta pukulan ke tubuh untuk membuat Romero kesulitan melawan.
Lopez juga unggul secara statistik. Ia tercatat mendaratkan 124 pukulan berbanding 73 milik Romero, termasuk 62 jab yang menjadi salah satu andalannya sepanjang duel.
Romero sebenarnya masih memiliki peluang membalikkan keadaan pada ronde-ronde akhir. Namun, tekanan Lopez membuat juara bertahan kesulitan menemukan momentum untuk mencetak KO yang dibutuhkan.
Kemenangan ini membawa rekor Lopez menjadi 23 kemenangan dengan 13 KO dan dua kekalahan. Sementara itu, Romero harus kehilangan sabuk WBA dan kini memiliki rekor 17 kemenangan, 13 KO, serta tiga kekalahan.
Alhasil Teofimo Lopez tak hanya sukses merebut gelar WBA kelas welter dalam kariernya. Ia kini tercatat sebagai juara dunia tiga divisi, setelah sebelumnya pernah meraih gelar di kelas ringan dan welter junior.
(ant/nad)