- Tangkapan layar Youtube MMAJunkie
Pakai Jersey Timnas Indonesia, Bilal Hasan Ungkap Proses Tawaran Debut UFC Shanghai yang Datang Begitu Cepat
tvOnenews.com - Petarung Indonesia Bilal Hasan mengungkap cerita di balik debutnya di UFC yang datang jauh lebih cepat dari perkiraannya. Kesempatan tersebut diperoleh setelah ia tampil impresif di Dana White's Contender Series (DWCS).
Bilal Hasan baru saja mengalahkan Mridul Saikia hanya dalam waktu 45 detik pada DWCS 87. Kemenangan tersebut membuatnya mendapatkan kontrak UFC. Namun, ia tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kesempatan tampil di oktagon UFC.
Hasan yang memiliki rekor (9-0) kemudian mendapat tawaran menghadapi Nilson Rojas pada laga pembuka main card UFC Fight Night 286 di Shanghai Oriental Sports Center, China, Sabtu, 29 Agustus 2026.
- Instagram.com/@dwcs
Dalam wawancara tersebut, Hasan terlihat mengenakan jersey Timnas Indonesia ketika menceritakan bagaimana dirinya mendapat tawaran untuk melakukan debut di UFC.
"Benar-benar sekitar dua jam setelah saya mendapatkan KO," kata Hasan saat diwawancarai MMA Junkie.
Setelah pertarungan, Hasan kembali ke hotel dan menikmati makanan sebelum mendapat kabar dari salah satu pelatihnya, Ryan Diaz.
"Saya kembali ke hotel dan makan malasada; itu adalah donat Hawaii yang lezat. Saya sedang makan itu, lalu salah satu pelatih saya, Ryan Diaz, berkata, 'Hei, mereka ingin kamu bertarung di UFC Shanghai.' Dan saya langsung menjawab, 'Baiklah, ayo kita coba!'"
Bilal Hasan mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menerima kesempatan tersebut. Keesokan harinya, kontrak dan calon lawan sudah tersedia untuk segera ditandatangani.
"Saya sehat, ayo kita lakukan. Lalu keesokan harinya kita mendapatkan kontrak, kita mendapatkan lawan, menandatanganinya, boom. Secara harfiah saat saya menandatangani kontrak, itu sudah tersebar di media sosial dan di mana-mana, jadi saya suka cara kerja orang-orang ini. Semuanya serba cepat. Begitu momentumnya tercipta, Anda harus memanfaatkannya."
Lawan Hasan, Nilson Rojas, juga akan menjalani debutnya di UFC. Petarung asal Peru tersebut memiliki rekor profesional 9-0 dan tujuh di antaranya diraih melalui penyelesaian.
Meski sama-sama belum pernah bertanding di UFC, Bilal Hasan diperkirakan menjadi salah satu petarung yang lebih diunggulkan dalam pertarungan tersebut.
Hasan menyadari bahwa debut di UFC akan menghadirkan level persaingan yang berbeda. Namun, ia merasa memiliki pengalaman menghadapi petarung dengan karakteristik serupa Rojas.
"Ini jelas merupakan peningkatan level kompetisi, tetapi saya pernah melawan petarung yang gaya bertarungnya sangat mirip dengannya, jadi saya tahu apa yang perlu saya lakukan untuk keluar dan mendapatkan kemenangan spektakuler lainnya, tetapi saya mengharapkan pertarungan yang sulit," kata Hasan.
Ia bahkan tidak ingin terlalu terpaku pada durasi pertandingan. Hasan siap jika pertarungan berlangsung selama tiga ronde penuh, tetapi juga tidak menutup kemungkinan kembali menang cepat.
"Saya selalu mengharapkan pertarungan yang sulit. Saya mengharapkan 15 menit, tetapi saya juga mengharapkan 45 detik. Jadi, apa pun yang terjadi, saya tidak masalah, tetapi saya pikir kami pasti akan menang, dan ini akan menjadi penampilan spektakuler lainnya."
Bilal Hasan juga telah mempelajari gaya bertarung Rojas. Menurutnya, senjata utama petarung Peru tersebut terletak pada kemampuan tinjunya.
"Senjata andalannya jelas adalah tinjunya. Dia petarung yang agresif, dan dia memiliki gerakan kaki dan kepala yang cukup bagus, tetapi pada akhirnya, dia harus mendekati saya."
Hasan menilai gaya agresif Rojas justru dapat membuka lebih banyak celah untuk diserang. Ia siap memanfaatkan setiap keputusan lawannya, baik ketika Rojas memilih mendekat maupun menjaga jarak.
- Instagram.com/@dwcs
"Dan itu menciptakan hampir dua kali lebih banyak celah bagi saya karena jika Anda ingin mendekat, saya akan menyerang Anda. Jika Anda ingin tetap menjaga jarak, saya juga akan menyerang Anda."
"Jadi, saya merasa dia harus membuat keputusan itu, dan saya merasa apa pun pilihannya, itu tidak akan baik untuknya. Itu akan buruk."
Dengan momentum kemenangan cepat di DWCS dan kesempatan debut yang datang hanya beberapa jam kemudian, Bilal Hasan kini bersiap membuka lembaran baru dalam kariernya di UFC. Debut di Shanghai menjadi kesempatan baginya untuk membuktikan bahwa kemenangan spektakuler di DWCS bukan sekadar keberuntungan.