- Kolase tvOnenews.com
Lionel Messi Putuskan Pensiun dari Timnas Argentina, Piers Morgan Malah Singgung Ronaldo dalam Perdebatan GOAT, Kok Bisa?
tvOnenews.com - Keputusan Lionel Messi untuk mengakhiri perjalanan bersama tim nasional Argentina mendapat banyak perhatian dari dunia sepak bola. Setelah 21 tahun membela negaranya, Messi menerima berbagai penghormatan dan pujian atas kontribusinya.
Namun, di tengah derasnya ucapan selamat dan penghargaan untuk Messi, masih ada pihak yang memilih kembali mengangkat rivalitasnya dengan Cristiano Ronaldo.
Salah satunya adalah Piers Morgan. Penyiar televisi asal Inggris yang dikenal sebagai penggemar berat Ronaldo tersebut kembali memicu perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa atau GOAT.
- IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis
Tak lama setelah kabar pensiun Messi beredar, Morgan mengunggah pernyataan di media sosial X yang membandingkan catatan gol internasional Messi dengan Ronaldo.
"Messi mengumumkan pensiunnya setelah mencetak 125 gol untuk tim nasional Argentina. Ia berada di urutan kedua sepanjang masa dalam pencetak gol internasional."
Morgan kemudian mengalihkan perhatian kepada Ronaldo.
"Ronaldo mencetak rekor gol internasional terbanyak dengan 146 gol untuk tim nasional Portugal. Dengan ini, perdebatan tentang pemain terhebat sepanjang masa telah berakhir."
Pernyataan tersebut kembali menghidupkan rivalitas panjang antara Lionel Messi dan Ronaldo. Padahal, keputusan Messi untuk meninggalkan tim nasional lebih banyak mendapat respons berupa penghormatan atas perjalanan panjangnya bersama Argentina.
Piers Morgan Kembali Bela Cristiano Ronaldo
Sikap Morgan tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ia memang dikenal sebagai salah satu pendukung Ronaldo dan beberapa kali menyatakan bahwa bintang Portugal itu merupakan pemain terbaik sepanjang masa.
Morgan bahkan pernah membuat daftar sebelas pemain terbaik sepanjang masa versinya tanpa memasukkan nama Lionel Messi.
Karena itu, unggahannya setelah pengumuman pensiun Messi kembali dianggap sebagai upaya untuk membawa perdebatan Messi versus Ronaldo ke tengah perhatian publik.
Perdebatan tersebut sebenarnya telah berlangsung selama bertahun-tahun. Berbagai pencapaian, statistik, gelar, hingga performa di Piala Dunia menjadi bahan perbandingan antara kedua megabintang tersebut.
Messi sendiri memiliki catatan luar biasa bersama Argentina. Selama 21 tahun membela tim nasional, ia tampil dalam 207 pertandingan dan mencetak 125 gol.
Ia juga berhasil mempersembahkan dua gelar Copa America, medali emas Olimpiade, serta trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.
Berbeda dengan Morgan yang memilih menyoroti catatan gol Cristiano Ronaldo, Messi menggunakan momen pengumuman pensiunnya untuk merefleksikan perjalanan panjang bersama tim nasional Argentina.
Messi mengakui bahwa keputusan tersebut tidak mudah. Meski terasa menyakitkan, ia menyadari bahwa waktunya untuk meninggalkan tim nasional telah tiba.
"Itu adalah keputusan yang sulit dan masih sangat menyakitkan di hati saya, tetapi saya menyadari bahwa waktunya telah tiba. Saya selalu memberikan yang terbaik, dan itu benar bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir di mana saya mencapai segalanya, tetapi juga sebelumnya."
Messi juga menyampaikan rasa terima kasih sekaligus kebanggaannya setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Argentina.
"Saya telah berjuang sekuat tenaga untuk membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola. Saya telah memberikan semua yang saya miliki, dan saya tidak punya apa pun lagi untuk diberikan."
- REUTERS/Agustin Marcarian
Keputusan tersebut menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina. Messi bukan hanya menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak untuk negaranya, tetapi juga menjadi sosok yang akhirnya membawa Argentina kembali menjadi juara dunia.
Meski Messi telah meninggalkan tim nasional, perdebatan mengenai dirinya dan Ronaldo tampaknya masih belum berakhir. Bahkan pada hari ketika Messi memilih mengucapkan selamat tinggal kepada Argentina, rivalitas kedua pemain kembali menjadi bahan perbincangan.