- X @UFC
Ilia Topuria Akhirnya Buka Suara usai Kehilangan Gelar UFC, Kirim Pesan Menyentuh untuk Putranya
Ketika kamu harus memilih antara tetap terpuruk atau bangkit kembali.
Aku rasa Tuhan ingin aku melewati momen itu untuk mengajarkanku sesuatu yang tidak mungkin diberikan oleh kemenangan mana pun. Karakter seseorang tidak terlihat ketika semuanya berjalan sesuai keinginannya. Karakter justru terlihat ketika kehidupan memberikan hari terberatnya kepadamu.
Dan tahukah kamu apa yang aku temukan?
Setelah melewati semua itu, aku ternyata lebih kuat daripada sebelumnya. Karena seorang juara bukanlah seseorang yang tidak pernah jatuh. Seorang juara adalah seseorang yang selalu menemukan alasan untuk bangkit kembali.
Dan itulah yang aku inginkan untukmu.
Bukan agar kamu selalu menang, tetapi agar kamu tidak pernah takut untuk kalah. Jangan pernah membiarkan sebuah kekalahan menentukan siapa dirimu. Hanya kamu yang berhak menentukan itu.
Apa pun yang terjadi, selalu ingat satu hal: karakter adalah satu-satunya kemenangan yang tidak akan pernah bisa dirampas darimu."
Pesan tersebut menunjukkan bagaimana Topuria memandang kekalahan bukan semata-mata sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai pengalaman yang dapat membentuk karakter.
Singgung Soal Comeback
Ilia Topuria kemudian menutup pesannya dengan kalimat yang mengisyaratkan bahwa dirinya belum selesai. Ia menegaskan bahwa karakter seseorang justru diuji ketika kehidupan tidak berjalan sesuai rencana.
Di bagian akhir caption unggahannya, Topuria menuliskan:
"Karakter tidak dibangun ketika semuanya berjalan sesuai keinginanmu. Karakter dibuktikan ketika semuanya tidak berjalan sesuai keinginanmu.
Satu-satunya kemenangan yang tidak bisa dirampas siapa pun darimu adalah karakter.
Kami kembali!!!"
- Instagram/Ilia Topuria
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Topuria tengah bersiap kembali ke arena setelah kehilangan sabuk UFC.
Kekalahan dari Gaethje memang menghentikan perjalanan sempurnanya sekaligus menjadi noda pertama dalam rekor MMA profesionalnya. Namun, Topuria tampaknya memilih menjadikan hasil tersebut sebagai bahan bakar untuk bangkit dan kembali mengejar kemenangan.