- Instagram.com/@wbcboxing
Hasil Tinju Dunia: Dramatis Bikin KO Ermal Hadribeaj, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju dunia, di mana Sebastian Fundora berhasil mempertahankan sabuk gelar juara miliknya usai mengalahkan Ermal Hadribeaj lewat KO di ronde 12.
Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (25-1-1, 16 KO) vs Ermal Hadribeaj (23-1-1, 8 KO) diperebutan gelar juara kelas welter super telah selesai digelar, di The Chelsea, The Cosmopolitan, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat pada Minggu (18/10/2026).
Hasilnya, Sebastian Fundora meraih kemenangan dramatis karena mampu menumbangkan Ermal Hadribeaj di detik-detik terakhir lewat KO di ronde ke-12. Kemenangan ini membuat The Towering Inferno berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter super WBC miliknya.
Selain itu, Fundora juga sukses menodai rekor sempurna milik Ermal Hadribeaj, yang untuk pertama kalinya mencicipi kekalahan dalam karier sebagai petinju profesional.
Jalannya Pertarungan:
Ronde pertama, Sebastian Fundora memang unggul dalam hal postur tubuh, namun Ermal Hadribeaj mampu mengimbanginya dengan strategi bertarung dalam posisi rendah. Hadribeaj juga beberapa kali melancarkan jab tajam ke dada Fundora dan tampil efektif di duel pembuka.
Ronde kedua, Fundora mulai meningkatkan tekanan setelah pukulan tangan kirinya sempat mengguncang Hadribeaj. Sang juara bertahan kemudian melancarkan rentetan pukulan dalam duel jarak dekat, tetapi Hadribeaj berusaha membalas pada akhir ronde.
Ronde ketiga, Hadribeaj lebih banyak melakukan clinch hingga wasit menjatuhkan hukuman pengurangan satu poin kepadanya. Putaran kali ini berlangsung keras dengan kedua petinju terlibat duel dalam jarak dekat.
Ronde keempat, Hadribeaj kembali memberikan perlawanan dengan melancarkan sejumlah pukulan keras dari jarak dekat. Fundora sempat mendaratkan uppercut, tetapi Hadribeaj membalas dengan hook ke wajah hingga membuat sang juara bertahan kembali ke sudut ring dengan mulut berdarah.
Ronde kelima, Fundora meningkatkan intensitas serangan dengan melancarkan banyak pukulan uppercut untuk menekan Hadribeaj. The Towering Inferno berusaha memanfaatkan keunggulan fisik dan jangkauannya untuk mengendalikan duel tinju dunia ini.
Ronde keenam, Ermal Hadribeaj tampil lebih baik dari prediksi di mana ia mampu bertahan menghadapi tekanan Sebastian Fundora. Namun, Fundora mendominasi jumlah pukulan sementara Hadribeaj mulai kelelahan dan terlihat kesulitan mengatur napas.
Ronde ketujuh, Hadribeaj sempat mendaratkan pukulan kiri keras, tetapi Fundora belum goyah dan membalas dengan pukulan lurus ke arah kepala lawannya. Meski Hadribeaj masih mampu melancarkan beberapa hook ciamik, namun staminanya terus menurun disaat Fundora yang semakin dominan.
Ronde kedelapan, Ermal Hadribeaj mulai nampak babak belur di bagian wajah. Sebastian Fundora terus mendaratkan pukulan lurus, jab, dan uppercut, sementara kondisi fisik terutama wajah sang juara bertahan bisa dibilang masih mulus.
Ronde kesembilan, pertarungan semakin menguras tenaga bagi kedua petinju, dengan Fundora masih tampil dominan. Hadribeaj kembali mengalami pendarahan di bagian mulut akibat pukulan lawannya.
Ronde 10, Fundora melancarkan bodyshot yang tepat sasaran kepada Hadribeaj. Sang juara bertahan kemudian terus menghujani lawannya dengan pukulan ke badan untuk semakin melemahkan pertahanannya.
Ronde 11, wasit kembali mengurangi satu poin Hadribeaj akibat terlalu sering melakukan clinch saat berusaha meredam serangan Fundora. Tekanan dari lawan membuat Hadribeaj semakin kesulitan, sementara Fundora kian dominan.
Ronde 12, Hadribeaj sempat melancarkan pukulan kiri keras, tapi stidak cukup untuk menghentikan dominasi Fundora. Saat bel akhir hampir berbunyi, Fundora menjatuhkan Hadribeaj dengan pukulan keras hingga sang penantang terkapar di kanvas dan tidak mampu bangkit sebelum wasit menyelesaikan hitungan.
Alhasil Sebastian Fundora pun dinyatakan menang KO secara dramatis atas Ermal Hadribeaj pada detik-detik terakhir pertarungan. Kemenangan ini membuat The Towering Inferno sukses mempertahankan gelar juara kelas welter super WBC miliknya.
(nad)