news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marc Marquez ungkap faktor lain dibalik hasil sempurnyanya di MotoGP Jerman 2025..
Sumber :
  • Reuters

Marc Marquez Ceritakan Kronologi Dirinya Terbebas dari Penalti Tekanan Ban di Sprint Race MotoGP Ceko 2025

Marc Marquez melakukan strategi jitu untuk selamat dari penalti tekanan ban di Sprint Race MotoGP 2025.
Minggu, 20 Juli 2025 - 11:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez ceritakan kronologi dirinya bisa terbebas dari penalti tekanan ban di Sprint Race MotoGP Ceko 2025.

Strategi itu berhasil membawa The Baby Alien -julukan Marc Marquez- untuk finis terdepan pada balapan sprint yang berlangsung di Sirkuit Brno, Sabtu 19 Juli 2025 kemarin.

Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

 

Awalnya sesi sprint race berlangsung mulus bagi Marc Marquez yang langsung merangsek ke posisi terdepan.

Namun, beberapa putaran kemudian Marquez mendapat isyarat kalau motornya memiliki tekanan ban yang kurang dari regulasi.

The Baby Alien pun berpikir cepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Marquez sempat memaksa laju motor dan lebih keras saat melakukan pengereman untuk membuat tekanan ban sesuai.

"Awalnya, saya berkendara dengan sangat mulus. Saya melaju di jalur yang sama tanpa terlalu menekan bagian depan, yang biasanya menjadi penyebab kecelakaan," papar Marquez dilansir dari Motosan, Minggu (20/7/2025).

"Tapi kemudian saya melihat tekanannya tidak terlalu tinggi, dan daripada menyerah atau menunggu yang lain, saya memutuskan untuk melakukan putaran cepat, memacu lebih keras saat mengerem. Itu tidak cukup, dan saya tidak punya pilihan selain menunggu pembalap kedua, dalam hal ini, Acosta," katanya lagi.

Regulasi soal tekanan ban sendiri baru diaplikasikan ke ajang MotoGP pada 2024 lalu.

Marc Marquez dan para pembalap di MotoGP Jerman 2025
Sumber :
  • Reuters

 

Aturan ini bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan dalam balapan MotoGP, dengan mencegah penggunaan tekanan ban yang terlalu rendah yang dapat menyebabkan pecah ban

Tekanan ban dipantau secara real-time menggunakan sensor di motor mereka masing-masing.

Para pembalap harus menjaga tekanan minimum yang ditetapkan selama 60% dari total lap balapan untuk balapan utama (Minggu) dan 30% untuk sprint race. 

"Ketika kita berbicara tentang tekanan ban, saya harus mengatakan bahwa kami memiliki peluang yang cukup besar untuk dapat bekerja dengan baik," ujar Marc Marquez dilansir dari laman Speedweek.

"Tetapi intinya adalah: kami bersaing. Di beberapa sirkuit, para teknisi menekan tekanan ban hingga batas maksimal karena terkadang kami mendapatkan performa yang lebih baik dengan cara itu," lanjut Marc Marquez.

"Terkadang kami harus melaju dengan tekanan yang lebih tinggi karena itu membantu dalam aspek lain," jelasnya lagi.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:01
01:37
02:12
03:18
08:28
02:19

Viral