- Kolase tvOnenews.com | Instagram @f1 dan @maxverstappen
5 Fakta Mengejutkan F1 GP Belanda 2025: Oscar Piastri & Hadjar Bikin Sejarah, Max Verstappen Tak Lagi Perkasa
- Oscar Piastri Raih Grand Slam Pertama
Oscar Piastri tidak hanya memperlebar jarak dari rekan setimnya dalam klasemen sementara, pebalap McLaren itu juga mencetak Grand Slam pertama kalinya dalam sebuah grand prix.
Dengan kata lain, Oscar Piastri meraih pole position, memimpin seluruh lap, mencatatkan fastest lap, dan sekaligus memenangkan balapan.
- Isack Hadjar menjadi pebalap Prancis pertama yang berhasil naik podium
Berbicara soal Isack Hadjar, ia baru saja menciptakan sejarah di Grand Prix Belanda.
Isack Hadjar menjadi orang Prancis termuda yang pernah naik podium dalam balapan Formula 1.
Bagaimana tidak, hanya Max Verstappen, Lance Stroll, Lando Norris, dan rekan pendatang baru F1 2025, Andrea Kimi Antonelli, yang telah memecahkan rekor pembalap Racing Bulls yang berusia 20 tahun, 11 bulan, dan tiga hari, ketika ia berada di posisi terendah podium di Grand Prix Belanda.
- Dominasi Max Verstappen Mulai Runtuh
Semua mata tertuju pada Max Verstappen dalam Grand Prix Belanda 2025 di Zandvoort.
Ia gagal juara di hadapan publik sendiri, padahal sejak Sirkuit Zandvoort kembali ke kalender Formula 1 pada tahun 2021, Max Verstappen sukses mendominasi dengan tiga kemenangan beruntun.
Namun tahun lalu, dominasi tersebut mulai terkikis. Lando Norris dari McLaren tampil luar biasa dan membuat Verstappen harus puas finis di posisi kedua, meskipun balapan berlangsung di kandangnya sendiri.
Juara dunia F1 tiga kali itu mengaku kecewa dengan performa Red bull.
"Sepanjang balapan, kecepatan saya kurang lebih sama darim tim saudara kami, seharusnya tidak begitu. Itu tidak bagus," ungkapnya.
- Duo Ferrari Gagal Finis
Duo pebalap Ferrari menerima nasib apes usai gagal finis atau dinyatakan DNF (did not finish), sehingga pulang tanpa satu pun poin dari GP Belanda.
Balapan F1 GP Belanda 2025 ini juga insiden kecelakaan yang dialami oleh Lewis Hamilton pada lap 23.
Peraih gelar juara dunia tujuh kali itu mengalami kecelakaan tunggal pada lap 23 ketika kehilangan grip saat memasuki tikungan ketiga yang curam. Insiden ini memperpanjang serangkaian rekor buruknya, menjadikannya pebalap Ferrari dengan rentang waktu terpanjang tanpa podium.