- Facebook/Red Bull Racing
Santer Dirumorkan akan Tinggalkan Red Bull, Race Engineer Max Verstappen ini Diperebutkan Dua Tim F1
tvOnenews.com - Race Engineer Max Verstappen, Gianpiero Lambiase, santer dikabarkan akan meninggalkan Red Bull Racing usai F1 2025.
Jika hal tersebut terjadi, kepergian Lambiase berpotensi menciptakan celah besar di tim Milton Keynes.
Lambiase merupakan sosok penting di balik kesuksesan Max Verstappen.
- Facebook/Red Bull Racing
Kolaborasi mereka menghasilkan empat gelar dunia pembalap dan konstruktor pada era ground effect.
Menurut laporan The Race, insinyur berusia 45 tahun itu disebut sangat dekat dengan Aston Martin. Namun, Williams juga dilaporkan aktif menjalin negosiasi.
Situasi ini mencuat sejak akhir musim 2025. Saat itu, Verstappen finis runner-up di belakang Lando Norris dalam perebutan gelar juara dunia.
Lambiase diketahui tidak akan mendampingi Verstappen secara penuh musim depan. Ia meminta pengurangan jadwal perjalanan karena alasan pribadi.
Akibatnya, Lambiase absen di F1 GP Austria dan Belgia. Perannya digantikan Simon Rennie, yang sementara mengambil tugas di sisi Verstappen.
Williams disebut sudah melakukan pendekatan serius jelang akhir tahun. Namun, belum ada kesepakatan final yang membuat masa depan Lambiase tetap terbuka.
Aston Martin juga belum menutup peluang. Tim Silverstone diyakini menyiapkan tawaran peran manajerial tanpa kewajiban hadir di 24 balapan.
- Facebook/Red Bull Racing
Proyek Williams menarik minat Lambiase karena ambisi tim Grove kembali ke papan atas. James Vowles disebut ingin memanfaatkan pengalamannya.
Di sisi lain, Aston Martin tengah merapikan struktur pasca kedatangan Adrian Newey. Desainer legendaris itu fokus teknis, bukan peran organisasi.
Hubungan baik Newey dan Lambiase menjadi nilai tambah. Keduanya pernah bekerja sama sebelum berpisah karena dinamika internal Red Bull.
Sebagian pihak menilai pendekatan ini juga berkaitan pasar pembalap 2027. Lambiase dianggap jembatan potensial menuju Verstappen.
Meski demikian, jika Lambiase memilih Williams, diyakini negosiasi tersebut tidak ada kaitannya dengan masa depan Verstappen.
(akg)