- MotoGP
Buka Suara soal Regulasi Baru MotoGP, Dani Pedrosa Bilang Begini...
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap uji KTM MotoGP, Dani Pedrosa, percaya aturan MotoGP 2027 akan memberikan kendali lebih ke pembalap, terutama di awal balapan.
Seperti diketahui, MotoGP 2026 akan menjadi musim terakhir penggunaan mesin 1000cc, yang telah digunakan sejak 2012.
- Reuters
Mulai 2027 nanti, penggunaan mesin di kelas utama akan diganti menjadi 850cc.
Tidak hanya itu, pihak MotoGP juga akan memangkas penggunaan aerodinamika dan melarang perangkat pengatur ketinggian jok.
Tujuannya adalah membuat motor lebih aman sekaligus lebih seru untuk dibalap, karena perkembangan aerodinamika dan perangkat ketinggian jok selama bertahun-tahun telah berdampak negatif pada aksi di lintasan.
Kemudian perubahan besar lainnya pada 2027, Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban resmi.
Sejumlah perubahan regulasi MotoGP ini mendapat respons langsung dari mantan pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa.
Pedrosa yang saat ini bertugas sebagai pembalap pengembang tim KTM menilai para pembalap akan memiliki kendali lebih atas motor mereka, yang akan membuat start balapan menjadi lebih tak terduga.
“Saya pikir ini penting,” ujar Pedrosa di laman Crash.
- Twitter/@26_danipedrosa
“Aturan baru akan memberikan kendali lebih kepada pembalap dan membuat start balapan lebih tidak bisa diprediksi," lanjutnya.
“Hari ini, start cukup bisa diprediksi. Dengan aturan 2027, posisi bisa lebih banyak berubah. Ini membuka kembali pertarungan di lintasan," kata Dani Pedrosa menambahkan.
Sebagai pembalap pengembang, Dani Pedrosa sudah mencoba prototipe mesin 850cc KTM. Dia juga sudah menjajal ban baru Pirelli untuk MotoGP 2027 nanti.
Kendati demikian, pembalap asal Spanyol itu belum bisa berkomentar banyak terkait penggunaan ban Pirelli untuk 2026 nanti.
“Ini sesuatu yang sangat radikal (mengganti pemasok ban)," kata Pedrosa soal regulas ban.
“Dampaknya akan tergantung seberapa berbeda ban baru ini, karena pergantian ban bisa sangat memengaruhi sasis, gaya berkendara, pengereman, dan pengelolaan gas," lanjutnya.
“Kita telah melihat catatan lap meningkat, tapi tim harus memodifikasi sasis dan pembalap harus menyesuaikan diri," jelasnya.
Pedrosa memiliki pengalaman dengan pergantian pemasok ban, saat Michelin menggantikan Bridgestone pada 2016. Musim itu mencatat sembilan pembalap berbeda memenangkan balapan, serta empat pabrikan berbeda meraih kemenangan.