news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Sumber :
  • Ducati Corse

Davide Tardozzi Bongkar Peran Tersembunyi Marc Marquez: Dia Jaga Mental Bagnaia di MotoGP 2025

Bos Ducati, Davide Tardozzi sebut Marc Marquez lindungi Francesco Bagnaia saat alami situasi sulit di MotoGP 2025
Senin, 26 Januari 2026 - 17:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ducati Lenovo Team menjalani dinamika internal yang tak biasa sepanjang MotoGP 2025

Manajer tim, Davide Tardozzi, mengungkap sisi lain peran Marc Marquez di garasi Ducati, yakni sebagai sosok yang berupaya menjaga stabilitas mental rekan setimnya, Pecco Bagnaia.

Dua Rider Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

Musim 2025 menjadi periode yang sangat menantang bagi Bagnaia. 

Meski berstatus dua kali juara dunia dan dua kali runner-up, ia sempat membuka musim dengan performa menjanjikan sebelum mengalami penurunan signifikan pada paruh kedua kompetisi.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan Marquez. 

Sejak awal musim, pembalap Spanyol itu tampil konsisten dalam perebutan kemenangan dan bahkan berhasil mengamankan gelar dunia di Seri Jepang, sebelum cedera bahu memaksanya absen dalam lima seri terakhir.

Penurunan performa Bagnaia sempat memicu rasa frustrasi di internal Ducati. 

Berbagai dukungan telah diberikan pabrikan, namun hasil yang diharapkan tak kunjung datang. 

Dalam situasi itu, Marquez justru mengambil peran tak terduga dengan meminta tim untuk tidak menambah tekanan kepada Bagnaia.

"Saya akan memberi tahu Anda sesuatu yang hanya pernah saya ceritakan kepada sedikit orang," ujar eks pembalap WorldSBK ini.

"Percayalah, dalam masa sulit bagi Pecco, terutama pada dua momen tertentu, Marc menyuruh saya melakukan atau tidak melakukan hal-hal tertentu agar tak mengganggunya, karena dia sedang dalam performa yang sangat baik dan cemas mengganggu ketenangan Pecco," lanjutnya.

Tardozzi menilai sikap Marquez mencerminkan kedewasaan dan sportivitas yang jarang ditemui. 

Dengan pengalamannya bekerja bersama banyak pembalap kelas dunia, ia mengaku belum pernah menyaksikan tindakan serupa sebelumnya.

"Saya belum pernah melihat hal itu dari pembalap lain. Perilaku membantu dan melindungi Pecco, mencoba meredam antusiasme atas kemenangannya sendiri," ungkap Tardozzi, yang juga memimpin Ducati meraih delapan gelar dunia di WorldSBK.

"Saya tak ingin menyebut kapan dan di mana kedua situasi itu terjadi, karena itu tidak adil, tetapi itu menunjukkan sikap yang, menurut saya, dimiliki oleh orang hebat, orang yang sangat baik," pungkasnya.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:03
01:24
05:06
05:26
04:40
04:58

Viral