- MotoGP
Potensi Diperkuat Duet Murid Valentino Rossi, Aprilia Bisa Patahkan Dominasi Ducati di MotoGP 2027?
Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah ketidakpastian masa depan Francesco Bagnaia, Aprilia Racing melihat peluang emas untuk mewujudkan proyek ambisius yakni dengan menyatukan Bagnaia dengan sesama alumni VR46 Riders Academy, Marco Bezzecchi.
Di bawah komando CEO Massimo Rivola, Aprilia belum menyerah memburu tanda tangan Bagnaia untuk musim 2027 dan 2028.
- Aprilia Racing
Pabrikan asal Noale itu sejak lama memimpikan duet pembalap Italia di tim pabrikan yang merupakan sebuah visi yang belum pernah benar-benar terwujud sejak mereka kembali full-time ke MotoGP pada 2015.
Situasi Bagnaia di Ducati tengah menjadi sorotan. Setelah delapan musim bersama tim pabrikan Borgo Panigale, posisinya disebut tidak sepenuhnya aman.
Nama Pedro Acosta mencuat sebagai kandidat kuat pengganti, memicu spekulasi bahwa kursi Bagnaia bisa saja terancam.
Kondisi ini dimanfaatkan para rival. Selain Aprilia, Monster Energy Yamaha juga dikabarkan membuka komunikasi.
Ironisnya, Aprilia sendiri berisiko kehilangan Jorge Martin yang disebut-sebut masuk radar Yamaha.
Di sisi lain, Yamaha pun tak sepenuhnya stabil karena masa depan Fabio Quartararo belum pasti dan kontrak Alex Rins disebut tak akan diperpanjang.
Menurut laporan Motosports, Bagnaia awalnya kurang tertarik dengan pendekatan Aprilia. Ia dikabarkan ingin mencoba proyek pabrikan Jepang setelah begitu lama menjadi bagian dari Ducati. Namun Aprilia tak tinggal diam.
"Dalam beberapa hari terakhir, Aprilia kembali beraksi dengan proposal yang lebih baik dan dengan semua daya tarik yang biasa dimiliki CEO-nya, Massimo Rivola," tulis media tersebut.
Bagi Aprilia, peluang menyatukan Bagnaia dan Bezzecchi bukan sekadar keputusan teknis, tetapi juga strategi emosional dan komersial.
Keduanya sama-sama ditempa di VR46 Riders Academy, tumbuh bersama, dan telah membuktikan diri sebagai pembalap papan atas.
"Bagi Aprilia, menyatukan dua pembalap Italia terbaik saat ini, Bezzecchi dan Bagnaia, yang juga berteman dan rekan satu tim di VR46 Riders Academy, akan jadi impian, dan itulah argumen utama yang digunakan Rivola untuk mencoba menarik minat pembalap Ducati tersebut," tulis laporan itu.
Bezzecchi sendiri sudah lebih dulu mengunci masa depannya bersama Aprilia lewat kontrak anyar untuk 2027–2028 yang diumumkan pada 2 Februari 2026 di Sepang, Malaysia.
Kini sorotan tertuju pada Bagnaia. Akankah ia tergoda meninggalkan Ducati demi bersatu kembali dengan sesama murid Rossi dan mewujudkan “All-Italian Dream Team” di Aprilia?
(aes)