- MotoGP
MotoGP Australia Pindah ke Sirkuit Jalanan, Pedro Acosta Sedih Phillip Island Dihapus dari Kalender Balap Musim Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Pedro Acosta dikenal sebagai penggemar balapan jalan raya ekstrem seperti Isle of Man TT.
Namun, ketika MotoGP memutuskan memindahkan Grand Prix Australia dari Phillip Island Grand Prix Circuit ke Adelaide Street Circuit mulai 2027, ia justru merasa ada yang janggal.
- Facebook/KTM Factory Racing
Sejak pertama kali masuk kalender pada 1989, Phillip Island telah menjadi salah satu trek paling ikonik di MotoGP.
Sempat berpindah ke Eastern Creek pada 1991–1996, balapan kembali ke Phillip Island pada 1997 dan terus menghadirkan pertarungan spektakuler berkat karakter lintasannya yang cepat dan mengalir.
Kini, MotoGP Sports Entertainment Group bersama pemerintah Australia Selatan sepakat merenovasi sirkuit jalanan Adelaide yang sebelumnya dipakai balap mobil menjadi lintasan MotoGP berstandar FIM Grade A.
Bagi Acosta, konsep balap jalan raya memang menarik. Namun, keputusan ini tetap menimbulkan tanda tanya, mengingat sejarah panjang risiko keselamatan pada balapan jalan raya, termasuk Isle of Man TT yang pernah dicoret dari kalender GP500/MotoGP pada era 1970-an karena dianggap terlalu berbahaya.
"Balapan jalan raya terdengar bagus pada awalnya. Saya suka Isle of Man. Namun, ini aneh. Banyak orang yang dulu membenci kejuaraan semacam ini," ungkapnya kepada Speedweek jelang tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand.
Julukan ‘El Tiburon’ memang identik dengan keberanian. Namun kali ini, ia memilih bersikap hati-hati dan menunggu penjelasan lebih detail sebelum memberikan penilaian akhir soal proyek Adelaide.
"Ini aneh. Saya rasa, kami seharusnya memiliki dua balapan klasik berturut-turut. Pada akhirnya, Phillip Island adalah satu-satunya trek legendaris yang masih ada di kalender, sudah sejak lama. Sedih rasanya melihat mereka dihapus," pungkas Acosta.
Bagi Acosta, solusi terbaik justru bukan mengganti, melainkan menambah. Ia berharap Australia bisa menggelar dua seri sekaligus agar Phillip Island tetap bertahan sebagai bagian dari sejarah MotoGP.
Keputusan ini pun membuka perdebatan baru antara ambisi menghadirkan sensasi balap jalan raya modern dan menjaga warisan sirkuit legendaris yang telah lama menjadi ikon olahraga ini.