news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fabio Quartararo di tes pramusim MotoGP 2026.
Sumber :
  • Instagram/Fabio Quartararo

Mencoba Realistis, Fabio Quartararo Prediksi MotoGP 2026 Jadi Musim Pengembangan Yamaha

Fabio Quartararo mencoba untuk realistis menatap musim balap MotoGP 2026.
Minggu, 22 Februari 2026 - 20:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Fabio Quartararo berbicara soal kesiapan Yamaha menatap musim baru.

El Dibl menilai proyek motor V4 terbaru Yamaha masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar kompetitif di MotoGP 2026. 

Rider Yamaha, Fabio Quartararo
Sumber :
  • Monster Energy Yamaha

Ia bahkan memprediksi musim ini akan lebih banyak diisi proses pengembangan ketimbang hasil gemilang.

Yamaha menaruh harapan besar pada mesin V4 anyar untuk kembali ke jalur kemenangan dalam beberapa musim ke depan. Namun, dari hasil tes pramusim di Buriram, performa mereka masih tertinggal jauh.

Di akhir tes, Yamaha terpaut lebih dari satu detik dari catatan waktu terbaik. Tak satu pun pebalapnya mampu menunjukkan simulasi balapan yang menjanjikan.

Quartararo memperkirakan Yamaha tertinggal setidaknya 0,7 detik per lap dalam pace balapan dan masih butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa bersaing.

“Saya mencoba memberikan yang terbaik. Kita bisa melihat bahwa kami tujuh sampai delapan persepuluh detik lebih lambat dibanding simulasi balapan tahun lalu di tes," ujar Fabio Quartararo dilansir dari laman Crash.

“Tapi saya pikir ini adalah proses panjang dan kami butuh beberapa bulan lagi untuk siap," lanjutnya.

Mesin V4 Yamaha memang masih kalah dalam hal top speed. Versi terbaru dikabarkan akan hadir sekitar seri Grand Prix Spanyol. Meski begitu, Quartararo menilai peningkatan mesin saja tidak akan menyelesaikan semua persoalan.

“Saya pikir mesin adalah langkah besar dalam peningkatan kami, tapi bukan segalanya Seperti kemampuan motor untuk menikung ke kanan dan grip adalah titik terlemah saat ini," jelas Quatararo lagi

“Tentu saja, tenaga belum ada, tapi bagi saya titik terlemah adalah saya tidak bisa menikung dengan baik, saya tidak bisa benar-benar membuat waktu putaran dengan mulus," imbuhnya.

Musim lalu, meski Yamaha kesulitan, Quartararo masih mampu tampil apik saat kualifikasi dan meraih beberapa podium. 

Namun, ia pesimistis pencapaian serupa bisa terulang pada 2026 dengan motor V4 saat ini.

“Saya pikir itu akan terjadi sepanjang tahun, jujur saja, karena saya tidak yakin kami bisa menemukan semua yang kami butuhkan dengan sangat cepat,” katanya ketika ditanya apakah paruh pertama musim akan menjadi fase pengembangan.

“Jadi, mari kita lihat apa yang bisa kami capai," tukasnya.

Dengan kondisi saat ini, Yamaha tampaknya harus bersabar. Target realistis pada 2026 bukanlah kemenangan, melainkan memperbaiki fondasi agar bisa kembali kompetitif di masa depan.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral