- Reuters
Terungkap, Marc Marquez Ternyata Bukan Satu-satunya Pembalap yang Bermasalah dengan Ban Motor di MotoGP Thailand 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez ternyata bukan satu-satunya pembalap yang mengalami masalah pada ban motor di MotoGP Thailand 2026.
The Baby Alien harus rela gagal finis setelah ban belakang motornya hancur pada seri pembuka di Sirkuit Buriram, Minggu (2/3/2026) kemarin.
- Reuters
Menanggapi kejadian itu, Michelin selaku pemasok tunggal ban untuk MotoGP buka suara.
Piero Taramasso selaku manajer Michelin mengatakan suhu lintasan sebagai salah satu faktor utama pada masalah ban mereka.
Suhu ekstrem dan desain kerb yang agresif disebut sebagai kombinasi yang memicu pelek bengkok.
Kondisi ini jelas menjadi tantangan tambahan bagi tim-tim pabrikan, terutama Ducati yang sebelumnya terlihat solid dalam sesi uji coba di sirkuit yang sama.
"Itulah yang dikatakan Marc kepada kami. Dia bilang, 'Satu-satunya kesalahanku adalah melebar'. Ia menabrak kerb, velgnya bengkok, sehingga udara keluar dan ban terlepas," ujar Taramasso dilansir dari laman Speedweek.
Uniknya, Michelin juga mendapati velg dari beberapa pembalap lain yang penyok sepanjang balapan akhir pekan.
Taramasso pun meyakini bahwa insiden-insiden ini dipengaruhi bentuk kerb dan cuaca panas.
"Sangat disayangkan bagi Marc, karena saat itu dia salah satu yang tercepat di lintasan. Kami mengalami masalah ini sepanjang akhir pekan, banyak velg yang bengkok ketika kembali ke tenda kami karena sangat panas," katanya.
Masalah pada ban motor juga dialami pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan rider Aprilia, Jorge Martin.
The Martinator mengalami masalah itu saat tampil di sesi sprint race atau tepat satu hari sebelum balapan utama.
Taramasso menyatakan komponen ban yang dibawa Michelin ke Thailand memang sangat lunak, sehingga mudah tergerus oleh kerb. Insiden serupa bahkan nyaris dialami Jorge Martin.
"Hilangnya tekanan udara ban depan Jorge kemarin adalah hal yang sama. Ia menabrak kerb, velg depan bengkok, dan udara keluar. Jorge mengalami kebocoran perlahan dan Marc langsung kehilangan udara dalam sekejap," pungkasnya.