news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marc Marquez harus rela gagal finis setelah ban belakang motornya hancur pada seri pembuka di Sirkuit Buriram, Minggu (2/3/2026) kemarin..
Sumber :
  • Reuters

Jelang Balapan di Brasil, Marc Marquez Masih Cari Kondisi 100 Persen Usai Alami Cedera Bahu di MotoGP Mandalika 2025

Marc Marquez mengakui dirinya belum kembali 100 persen usai mengalami cedera bahu di MotoGP Mandalika 2025.
Jumat, 13 Maret 2026 - 17:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, masih berupaya menemukan kondisi fisik terbaiknya setelah mengalami cedera bahu yang cukup rumit akibat kecelakaan pada MotoGP Mandalika 2025 lalu.

Insiden tersebut memaksa juara dunia sembilan kali itu harus absen dalam empat seri Grand Prix terakhir pada musim tersebut. Setelah kecelakaan itu, pembalap asal Spanyol tersebut fokus menjalani proses pemulihan dan bahkan tidak dapat mengendarai sepeda motor dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi Marc Marquez pasca jalani operasi usai crash di MotoGP Mandalika 2025
Sumber :
  • Instagram.com/marcmarquez93

Saat menjalani tes pramusim MotoGP di Sepang International Circuit dan Chang International Circuit, Márquez juga mengakui kondisinya belum sepenuhnya pulih. Ia menegaskan masih belum bisa mengendarai motor Ducati sesuai dengan yang diinginkannya.

Namun, pada akhir pekan balapan pembuka musim di Buriram, performa Márquez cukup kompetitif. Ia mampu bersaing memperebutkan kemenangan baik pada sprint race maupun balapan utama.

Pada balapan sprint yang digelar Sabtu, Márquez sempat mendapat penalti setelah melakukan manuver keras terhadap pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta. Akibat hukuman tersebut, ia harus membiarkan Acosta menyalipnya di tikungan terakhir dan akhirnya finis di posisi kedua.

Sementara itu, pada balapan utama Minggu, pembalap yang dikenal dengan nomor MM93 itu harus gagal finis setelah pelek roda belakang motornya mengalami kerusakan.

Meski demikian, Márquez tetap optimistis bisa segera kembali ke kondisi terbaiknya.

“Kita lihat saja nanti. Saya berharap itu bisa terjadi di Brasil, saya selalu optimistis,” kata Márquez.

“Namun seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya harus menemukan 100 persen kondisi saya terlebih dahulu, 100 persen yang baru, yang belum tentu sama dengan 100 persen saya musim lalu,” lanjutnya.

Pembalap berusia 33 tahun itu menjelaskan bahwa proses pemulihan membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

“Caranya adalah terus menjalaninya. Anda terus berusaha, dan ketika rasanya tidak bisa melangkah lebih jauh, Anda tetap melanjutkannya, lalu akhirnya Anda bisa sedikit melampaui batas itu,” ujarnya.

“Untuk cedera bahu, Anda bisa bertanya kepada dokter atau fisioterapis mana pun. Setelah enam bulan, Anda mulai memahami sejauh mana kemampuan Anda. Biasanya kemajuan juga masih terus terjadi selama dua atau tiga bulan berikutnya. Kita lihat saja nanti, tetapi fakta bahwa saya sudah kembali mengendarai motor sangat membantu saya,” tambahnya.

Kondisi fisik tersebut juga berpengaruh pada keputusan terkait masa depannya di MotoGP. Márquez meminta timnya, Ducati Lenovo Team, untuk menunggu sebelum ia memutuskan kontrak baru.

Ia ingin memastikan terlebih dahulu bahwa dirinya merasa benar-benar nyaman di atas motor sebelum menandatangani kesepakatan baru.

Salah satu poin penting dalam pembahasan kontrak itu adalah apakah Márquez akan menandatangani kontrak berdurasi satu tahun atau dua tahun bersama Ducati.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral