news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Max Verstappen gagal finis di F1 GP China 2026.
Sumber :
  • Reuters

Gagal Finis di F1 GP China 2026, Max Verstappen Marah-marah soal Regulasi Baru

Max Verstappen kritik keras regulasi baru usai gagal finis di F1 GP China 2026
Senin, 16 Maret 2026 - 08:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Juara dunia empat kali Max Verstappen kembali melontarkan kritik keras terhadap regulasi baru Formula One musim 2026 setelah gagal menyelesaikan balapan pada seri kedua di Chinese Grand Prix 2026, yang digelar di Shanghai International Circuit, Minggu (15/3/2026).

Pembalap Red Bull Racing itu mengalami masalah pada sistem pendinginan Energy Recovery System (ERS), yang memaksanya gagal finis. Namun, sorotan Verstappen tidak hanya tertuju pada insiden tersebut, melainkan juga pada aturan teknis terbaru yang menurutnya merusak esensi balapan.

Kimi Antonelli finis terdepan di F1 GP China 2026
Sumber :
  • Reuters

Regulasi 2026 memang membawa perubahan besar pada mobil F1, termasuk pembagian tenaga yang hampir seimbang antara mesin pembakaran internal dan sistem listrik.

Verstappen menilai konsep tersebut justru membuat balapan terasa tidak alami.

“Ini buruk sekali. Saya tidak tahu. Kalau ada yang menyukai ini, berarti mereka tidak benar-benar tahu seperti apa balapan itu,” kata Verstappen.

Ia bahkan menyamakan pengalaman balapan dengan regulasi baru tersebut seperti permainan video.

“Ini sama sekali tidak menyenangkan. Rasanya seperti bermain Mario Kart. Ini bukan balapan,” tambah pembalap asal Belanda tersebut.

Menurut Verstappen, sistem penggunaan energi listrik membuat duel di lintasan terasa artifisial karena pembalap bergantian menyalip hanya karena pengelolaan energi.

“Anda menyalip dengan boost, lalu baterainya habis di lintasan lurus berikutnya dan lawan menyalip lagi. Buat saya, ini benar-benar lelucon,” ujarnya.

Selain itu, Verstappen juga menilai regulasi baru belum mampu menciptakan persaingan yang benar-benar seimbang di lintasan.

Dalam dua seri awal musim, duo Mercedes AMG Petronas Formula One Team yakni Andrea Kimi Antonelli dan George Russell justru mendominasi dengan hasil finis satu-dua.

“Saat ini hanya Kimi dan George yang menang. Mereka jauh di depan yang lain,” kata Verstappen.

Ia juga menyinggung performa awal Scuderia Ferrari, yang menurutnya sering tampil kuat saat start namun tidak mampu mempertahankan keunggulan dalam jangka panjang.

“Ferrari memang sering melakukan start bagus dan sempat memimpin, tapi setelah beberapa lap semuanya kembali seperti semula. Ini tidak ada hubungannya dengan balapan,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

22:32
02:38
01:37
01:55
01:48
03:02

Viral