- Instagram/Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia Kirim Sinyal Tinggalkan Ducati, Prediksi Jorge Lorenzo Jadi Kenyataan?
Jakarta, tvOnenews.com - Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team terus memanas jelang berakhirnya kontraknya.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mulai memberi isyarat bahwa kebersamaannya dengan tim pabrikan asal Borgo Panigale berpotensi tidak berlanjut setelah musim MotoGP 2026.
- Ducati Corse
Bursa transfer pembalap besar di MotoGP 2027 sendiri sebelumnya sudah diprediksi oleh legenda balap, Jorge Lorenzo.
Por Fuera meyakini rumor yang beredar bukan hanya kabar burung belaka.
Untuk diketahui, kontrak Bagnaia memang baru akan habis pada akhir musim 2026. Namun, situasi yang berkembang membuat namanya sudah masuk dalam radar bursa transfer pembalap untuk musim 2027.
Rumor kepindahan pun mulai bermunculan. Bagnaia disebut-sebut berpeluang merapat ke Aprilia Racing, meski hingga kini kabar tersebut masih sebatas spekulasi di paddock.
Menanggapi isu tersebut, Bagnaia mengaku sebenarnya memiliki keinginan untuk mengakhiri kariernya bersama Ducati. Akan tetapi, kondisi yang ia alami musim lalu membuka kemungkinan perubahan arah.
“Impian dan tujuan saya adalah memulai dan mengakhiri karier di MotoGP bersama Ducati. Sayangnya, musim lalu kami menghadapi beberapa kesulitan, dan wajar jika situasi bisa berubah,” ujar Bagnaia.
Performa Bagnaia pada musim 2025 memang jauh dari kata ideal.
Ia kesulitan bersaing di papan atas klasemen, berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang langsung tampil dominan dan merebut gelar juara di musim debutnya bersama Ducati.
Meski demikian, Bagnaia menepis anggapan bahwa penurunan performanya dipengaruhi kehadiran Marquez. Ia menilai masalah utama justru terletak pada adaptasinya terhadap motor terbaru.
“Marc datang dan mendominasi, tidak ada yang bisa disalahkan dari dirinya. Saya tidak mampu mengendarai motor yang sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika semuanya terasa sempurna. Saya mengalami kesulitan besar. Bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak bisa menampilkan potensi terbaik saya,” tegasnya.
Situasi ini membuat masa depan Bagnaia kian sulit diprediksi. Dengan tekanan performa dan dinamika tim yang berubah, keputusan besar soal kariernya tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.