- Facebook/MotoGP
Gagal Juara Lagi di Brasil, Ducati Akhirnya Sadar Tak Bisa Terus Andalkan Marc Marquez
“Pertama-tama, selamat untuk Aprilia, mereka melakukan pekerjaan luar biasa sejak tahun lalu. Mereka sangat kompetitif sejak pertengahan musim lalu dan kini membuat lompatan besar,” kata Tardozzi.
“Saya pikir mereka akan tetap kuat di Austin, tetapi saya yakin Ducati akan lebih dekat. Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk mengatasinya.”
“Di area di mana kami tertinggal, Gigi sudah bekerja sejak musim dingin untuk membantu kami mengejar. Jelas Aprilia melakukan pekerjaan yang sangat baik dan tidak akan mudah,” tambahnya.
Ia juga menegaskan dua seri awal memberikan banyak pelajaran bagi Ducati.
“Ini adalah dua balapan yang sangat sulit dan memberi kami banyak pelajaran. Sekarang kami tidak lagi sendirian. Rival kami berkembang pesat dan kami harus membuktikan bahwa Ducati mampu mengejar ketertinggalan,” ujarnya.
Di sisi lain, awal musim sulit juga dialami Bagnaia. Pembalap Italia itu kembali gagal finis di Brasil setelah terjatuh saat berada di luar 10 besar.
Tardozzi menilai Ducati perlu memberikan motor yang lebih nyaman untuk Bagnaia, meski ia juga mengakui kesalahan di sesi kualifikasi turut memengaruhi hasil balapan.
“Itu bukan nasib buruk, tapi kesalahan yang muncul karena kami belum bisa memberinya rasa percaya diri untuk balapan maksimal. Namun dia sendiri mengakui masalahnya berasal dari kesalahan di kualifikasi hari Sabtu,” kata Tardozzi.
(aes)