- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
Aprilia Bisa Dihantui Masalah Mesin Meski Tampil Kompetitif, Imbas Ai Ogura Gagal Finis di MotoGP Amerika 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Aprilia Racing langsung melakukan evaluasi terutama menyoroti aspek reliabilitas motor meski tampil kompetitif di MotoGP Amerika 2026, yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB.
Aprilia memang sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan finis satu-dua melalui Marco Bezzecchi yang menjadi juara dan Jorge Martin menyusul di podium kedua. Namun di sisi lain, pembalap tim satelit Trackhouse MotoGP Team, Ai Ogura, harus gagal finis akibat kendala teknis.
Saat itu Ai Ogura sebenarnya menunjukkan performa impresif. Memulai balapan dari P10, ia mampu merangsek naik hingga posisi keempat dan bahkan mencatatkan lap tercepat.
Sayangnya, pembalap asal Jepang itu harus mengakhiri balapan lebih awal pada lap ke-15 akibat mengalami masalah mesin.
Chief Executive Officer Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengungkapkan bahwa hasil di Austin menjadi pencapaian bersejarah bagi tim, tetapi sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya terkait keandalan mesin.
“Hari Minggu yang sangat berkesan bagi Aprilia Racing, dengan dua pembalap yang tampil luar biasa dan motor yang sangat kompetitif,” kata Massimo Rivola dalam keterangan resmi tim.
“Apa yang terjadi hari ini adalah momen bersejarah yang akan tercatat. Namun, kami tetap harus terus berbenah, karena apa yang terjadi pada Ai Ogura tidak mudah diterima,” tambahnya.
Rivola menilai insiden yang dialami oleh Ai Ogura membuat Aprilia kehilangan peluang besar untuk mencatatkan hasil yang lebih maksimal.
“Hari ini sebenarnya ada peluang untuk melihat tiga motor Aprilia di podium, dan peluang seperti itu harus bisa dimaksimalkan,” jelasnya.
Sementara itu, Davide Brivio selaku Team Principal Trackhouse MotoGP Team, juga menyayangkan kegagalan AI Ogura meskipun pembalapnya tampil sangat kompetitif sepanjang balapan.
“Sejujurnya, hasil hari ini sangat mengecewakan. Ai menjalani balapan yang fantastis. Dia mencetak lap tercepat selama balapan dan naik peringkat dari posisi ke-10 di awal, jadi saya pikir dia bisa saja naik podium,” kata Brivio.
“Sayangnya, dia mengalami masalah mesin dan motornya berhenti. Dia tidak punya pilihan selain mundur, yang benar-benar disesalkan,” tukasnya.
Meski hasil tersebut mengecewakan, Brivio tetap optimistis terhadap kekuatan tim dan potensi pembalap yang dimiliki untuk menghadapi seri berikutnya.
“Kami memiliki motor yang kuat, tim yang kuat, dan pembalap yang kuat. Kami akan beristirahat sejenak dan kemudian kembali ke balapan berikutnya dengan tekad untuk mengatasi kekecewaan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ai Ogura dan para rivalnya dijadwalkan akan unjuk gigi di seri balapan keempat MotoGP Spanyol 2026, yang berlangsung pada 24-26 April mendatang, di mana Aprilia berambisi tampil lebih konsisten dengan memperbaiki aspek teknis yang menjadi kendala sebelumnya.
(ant/nad)