- MotoGP
Bawa-bawa Nama Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Livio Suppo Minta Ducati Lakukan ini Demi Bangkitkan Marc Marquez
tvOnenews.com - Mantan bos tim MotoGP, Livio Suppo, menilai Ducati bisa memantik motivasi baru Marc Marquez lewat strategi berani di musim depan.
Ia membandingkan potensi duet Marquez dengan Pedro Acosta seperti kolaborasi legendaris di Yamaha era Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Pada pertengahan 2000-an, Yamaha merekrut Lorenzo saat masa depan Rossi diselimuti rumor pindah ke Formula 1.
- MotoGP
Saat itu, Rossi sudah menyumbang 29 kemenangan dan dua gelar MotoGP bagi Yamaha pada periode 2004 hingga 2007.
Lorenzo langsung memberi tekanan. Ia menang pada balapan ketiganya dan memicu rivalitas panas di dalam garasi.
Hubungan keduanya bahkan memunculkan tembok pemisah di paddock Yamaha demi meredam tensi persaingan.
Rossi membalas dengan gelar beruntun 2008 dan 2009. Namun Lorenzo bangkit dan merebut titel perdananya pada 2010.
Dinamika itu berlanjut saat Rossi kembali ke Yamaha pada 2013, dan keduanya silih berganti menjadi yang terbaik.
Suppo melihat pola serupa berpotensi terjadi bila Acosta benar-benar merapat ke Ducati mendampingi Marquez.
“Ini seperti ketika Yamaha menempatkan Lorenzo di samping Valentino,” kata Suppo.
“Jorge memperpanjang karier Rossi, dia memenangkan dua kejuaraan dunia lagi. Itu akan menjadi stimulus bagi pembalap kuat seperti Marquez, yang jelas merupakan pembalap super, sama seperti Valentino adalah pembalap super," lanjutnya.
“Memiliki pembalap muda dan super cepat di samping Anda akan menyegarkan Anda karena itu memunculkan ketangguhan yang mungkin telah sedikit hilang selama bertahun-tahun. Saya tidak melihat Marc marah tentang hal seperti itu, sebaliknya.” ujar Suppo.
Pedro Acosta sendiri kini bersaing di papan atas klasemen bersama KTM dan sempat berduel sengit dengan Marquez di Sprint Buriram.
Rider KTM itu dirumorkan akan pindah pada musim depan dengan sejumlah tim termasuk Ducati kerap dikaitkan sebagai salah satu destinasi karier Acosta selanjutnya.
(akg)