news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rider VR46, Fabio Di Giannantonio.
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

Solid Sepanjang Akhir Pekan MotoGP Italia 2026, Fabio Di Giannantonio Ungkap Biang Kerok Kegagalan Rebut Podium di Mugello

Rider VR46, Fabio Di Giannantonio, harus mengubur ambisi meraih podium di hadapan publik sendiri pada MotoGP Italia 2026.
Selasa, 2 Juni 2026 - 17:12 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Rider VR46, Fabio Di Giannantonio, harus mengubur ambisi meraih podium di hadapan publik sendiri pada MotoGP Italia 2026.

Diggia datang ke Mugello dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan pada seri sebelumnya di Catalunya.

Namun, harapannya untuk kembali bersaing di barisan depan langsung mendapat pukulan pada lap pertama balapan.

Rider VR46, Fabio Di Giannantonio
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

Rider Italia itu sebenarnya melesat dengan baik dari posisi ketujuh di grid. Data tim bahkan menunjukkan reaksinya saat start berjalan sesuai harapan.

Sayangnya, situasi berubah ketika memasuki tanjakan menuju tikungan pertama. Ia terjebak di antara dua pembalap yang terlibat kontak.

Akibat insiden tersebut, Di Giannantonio terpaksa menutup gas untuk menghindari tabrakan yang lebih besar. Kesempatan menyerang barisan depan pun langsung hilang.

“Startnya sendiri bagus. Data juga menunjukkan start yang bagus. Tapi kemudian di tanjakan saya terjebak di antara Aldeguer dan sebuah KTM,” kata di Giannantonio.

“Saya tidak tahu pembalap mana itu, tetapi saya berada di tengah-tengah dua pembalap yang bertabrakan, jadi saya harus menutup gas sejenak. Di situlah kami kehilangan kesempatan untuk menang dan sebagian besar peluang untuk naik podium.” lanjutnya.

Posisinya sempat merosot hingga urutan ke-12. Meski begitu, rider Italia tersebut mampu bangkit dan terus merangsek ke depan.

Di Giannantonio akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah terlibat duel ketat memperebutkan posisi empat besar.

Selain kehilangan posisi di awal lomba, Diggia juga menghadapi masalah pada ban depan yang membuatnya kesulitan menyerang lawan.

“Saya kesulitan sepanjang balapan untuk menjaga ban depan tetap dalam kondisi nyaman,” tambah di Giannantonio.

“Menyalip pembalap lain, menemukan tempat yang tepat untuk menyerang, sama sekali tidak mudah, begitu juga mengelola ban belakang. Sayang sekali balapan berakhir di lap ke-23. Mungkin dengan satu atau dua lap lagi saya bisa mencoba meraih podium. Tapi ya sudahlah.” tambah Diggia.

Meski gagal naik podium, performa Diggia tetap menunjukkan daya saing kuat setelah kemenangan yang diraihnya di MotoGP Catalunya.

(akg)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
01:06
03:52
04:26
01:37
01:24

Viral