- Ducati Corse
Pesan Haru Francesco Bagnaia Usai Resmi Berpisah dengan Ducati Lenovo di MotoGP 2027
Jakarta, tvOnenews.com - Francesco Bagnaia menuliskan pesan haru setelah dirinya resmi berpisah dengan Ducati Lenovo di MotoGP 2027.
Kabar ini juga diumumkan melalui laman resmi MotoGP pada Rabu (24/6/2026) malam WIB. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Francesco Bagnaia bersama Ducati yang sudah berlangsung selama delapan musim.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu sendiri mengaku berat meninggalkan Ducati, yang juga telah membesarkan namanya di ajang motorsport paling bergengsi tersebut.
Namun Bagnaia mengaku bahwa sekarang sudah waktunya untuk menjalani petualangan baru. Ia pun menyampaikannya melalui unggahan di media sosial resminya.
"Saya merasa perlu memulai kembali dengan tantangan baru, tapi saya takkan pernah melupakan apa yang pernah kita lalui. Kamu adalah bagian dari diriku, dan akan selalu begitu," tulis pesan tersebut.
CEO Ducati, Claudio Domenicali memberikan ucapan terima kasih untuk kontribusi yang telah diberikan Francesco Bagnaia selama membela tim Borgo Panigale tersebut.
Claudio Domenicali juga percaya bahwa Bagnaia akan memberikan penampilan terbaiknya di sisa musim MotoGP 2026 bersama Ducati.
"Kami yakin dia akan terus memberikan yang terbaik hingga hari terakhirnya mengenakan seragam merah. Dia menunjukkan bahwa dia menjalani musim ini dengan tekad dan semangat yang sama yang membuatnya menjadi Juara yang dicintai oleh kami dan oleh penggemar Ducati di seluruh dunia," kata Domenicali.
Sekadar informasi, Francesco Bagnaia berhasil menjadi juara bersama Ducati sebanyak dua kali yaitu pada musim 2022 dan 2023.
Berikut pesan lengkap dari Francesco Bagnaia di akun media sosial resminya:
"Kau adalah impianku, dan kini kau telah menjadi kenyataan terindah yang pernah aku kenal.
Saat aku bergabung dengan MotoGP bersama Ducati, aku berpikir bahwa aku telah mencapai sesuatu yang tak terlukiskan, tetapi kau membuatku semakin dan semakin percaya akan hal itu.
Delapan tahun, 31 kemenangan, 63 finis podium, 28 pole position, dua gelar juara dunia, dan dua kali menjadi runner-up Kejuaraan Dunia - inilah kisah yang telah kita tulis, dan kisah itu hanya milik kita.
Kita tumbuh bersama, kita melewati segala macam situasi bersama tanpa pernah menyerah, dan kita selalu saling mendorong untuk memberikan yang terbaik dari diri kita.