- Nathan Ray Seebeck-Imagn Images via REUTERS
Nasib Grand Prix Qatar dan Abu Dhabi Musim Ini Masih Tanda Tanya, Formula 1 Buka Peluang Akhiri Musim 2026 di Eropa
tvOnenews.com - CEO Formula 1, Stefano Domenicali, mengatakan jika mereka berpeluang untuk menutup musim F1 2026 di Eropa jika Grand Prix Abu Dhabi dan Qatar batal digelar.
Sebagaimana kita tahu, F1 GP Abu Dhabi dan Qatar 2026 harus ditunda karena konflik di timur tengah yang memanas.
Grand Prix Qatar dijadwalkan berlangsung pada 29 November, sedangkan Grand Prix Abu Dhabi akan menjadi seri penutup musim pada 6 Desember.
- REUTERS/Leonhard Foeger TPX IMAGES OF THE DAY
Domenicali menegaskan opsi mengakhiri F1 2026 di Eropa pun telah disiapkan sembari menunggu perkembangan kondisi di Kawasan Teluk.
"Untuk saat ini, balapan di Qatar dan Abu Dhabi tetap terkonfirmasi. Omong-omong, tiket untuk kedua balapan itu juga sudah terjual habis. Bila itu tidak memungkinkan, akhir musim akan berlangsung di Eropa karena kami tidak bisa pergi ke tempat lain," kata Domenicali.
Meski begitu, Formula 1 masih akan terus memantau perkembangan situasi sebelum mengambil keputusan final terkait perubahan kalender.
Menurutnya, batas waktu untuk memutuskan perubahan jadwal ditetapkan pada pertengahan September.
"Kami akan mengambil waktu semaksimal mungkin untuk melihat bagaimana situasi berkembang dan akan membuat keputusan pada waktu yang tepat," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Domenicali mengonfirmasi Sirkuit Imola di Italia masuk dalam daftar kandidat pengganti bila dua balapan di Timur Tengah tersebut tidak dapat digelar.
- Nathan Ray Seebeck-Imagn Images via REUTERS
Imola, yang absen dari kalender musim ini, disebut menjadi salah satu opsi utama untuk mengakhiri musim di Eropa.
Tak hanya itu, Domenicali mengatakan jika Formula 1 sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk kalender musim 2027 apabila situasi di Timur Tengah belum sepenuhnya pulih.
"Tentu saja bila situasi di Timur Tengah belum terselesaikan, kami memiliki beberapa opsi dan rencana yang berbeda. Namun pemicu untuk mengambil keputusan itu baru pada akhir tahun, sehingga kami masih memiliki banyak waktu," kata Domenicali.
(ant/akg)