- HO-Formula 1/Antara
Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Kritik Strategi Ferrari di F1 GP Beland 2026, Fred Vasser Langsung Angkat Bicara
tvOnenews.com - Ferrari menjadi sorotan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc kecewa terhadap sejumlah keputusan strategi pada F1 GP Belanda 2026.
Hamilton sempat memiliki keunggulan ban ketika mengejar Leclerc. Namun, Ferrari tidak langsung meminta pembalap Monako itu membuka jalan.
Leclerc justru dipertahankan satu lap lebih lama sebelum masuk pit. Situasi tersebut membuat Hamilton kehilangan waktu penting dalam persaingan podium.
- Facebook/Scuderi Ferrari
Ferrari kemudian menyarankan Hamilton menggunakan ban Medium. Namun, pembalap Inggris itu meminta kepastian mengenai pilihan tersebut.
"Kami tidak ingin memberitahunya mengenai strategi pada tahap ini, karena kami tidak ingin mengungkap kepada para pesaing bahwa kami ingin mempertahankannya di posisinya hingga akhir," ujar Vasseur.
"Charles seharusnya masuk pit, namun kami memperpanjang satu lap lagi dan hal itu sempat menimbulkan sedikit kebingungan, meski demikian, saya tidak khawatir dengan hal semacam ini." lanjutnya.
Vasseur juga menjelaskan kebingungan terkait pemilihan kompon ban yang digunakan Ferrari sepanjang balapan.
"Charles juga sempat merasa agak frustrasi terkait pemilihan kompon ban. Sebenarnya, menurut saya semua orang agak bingung soal kompon-kompon tersebut." kata Vasseur.
"Hal ini berarti terkadang kita harus mengubah strategi atau melakukan penyesuaian, karena kita juga berusaha belajar dari tim lain." tambahnya.
- HO-Formula 1/Antara
Hamilton akhirnya finis keempat, kurang dari satu detik dari podium. Leclerc berada di posisi berikutnya setelah menjalani stint panjang.
Vasseur mengakui Ferrari bisa mengambil keputusan berbeda jika memiliki kesempatan mengulang balapan.
"Setelah balapan usai, kita selalu bisa bilang bahwa ada cara yang lebih baik untuk melakukannya, misalnya dengan langkah ini atau itu," tambahnya.
"Meski begitu, ya, jika melihat kembali jalannya balapan sekarang, mereka memang bisa saja melakukannya dengan cara yang berbeda." tutupnya.
(akg)