news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembalap Williams, Carlos Sainz.
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

Carlos Sainz Ungkap Masalah Utama Williams yang Membuatnya Benar-benar Kesulitan Sepanjang Musim F1 2026

Pembalap asal Spanyol, Carlos Sainz, mengungkapkan masalah utama yang dialami Williams sepanjang musim F1 2026 ini.
Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Pembalap asal Spanyol, Carlos Sainz, mengungkapkan masalah utama yang dialami Williams sepanjang musim F1 2026 ini.

Sejauh ini, Williams belum mendapatkan poin dalam enam balapan terakhir sejak gelaran F1 GP Monako 2026 lalu.

Peningkatan Aston Martin juga membuat posisi mereka dalam persaingan di papan klasemen semakin turun.

Pembalap Williams, Carlos Sainz
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

Situasi tersebut berbeda jauh dibandingkan musim 2025, ketika Sainz mampu dua kali finis podium bersama Williams.

Kepala tim Williams, James Vowles, sebelumnya memproyeksikan 2026 sebagai musim ketika Williams mampu melangkah lebih jauh dalam persaingan.

Namun, berbagai persoalan justru muncul sejak awal musim, termasuk keterlambatan pengembangan dan mobil yang kelebihan bobot.

Meski begitu, Carlos Sainz tetap memilih bertahan setelah menandatangani kontrak baru dengan Williams.

Pembalap Spanyol itu menegaskan dirinya masih percaya terhadap proyek Williams di masa depan.

"Saya percaya pada proyek ini. Saya sudah mengatakannya sejak awal. Situasi ini merupakan pukulan telak bagi ekspektasi saya, terutama setelah performa kami yang sangat baik tahun lalu," kata Carlos Sainz.

Sainz bahkan mengungkapkan permasalahan utama yang membuat Williams kesulitan sepanjang F1 musim ini.

"Menurut saya, fakta bahwa performa tahun lalu melampaui ekspektasi dan mungkin turut meningkatkan harapan saya untuk tahun ini, justru membuat situasinya terasa lebih berat. Kenyataannya, tahun ini malah menjadi seperti 'badai sempurna' yang menghadirkan segala macam masalah yang mungkin terjadi," kata Sainz.

"Kami telah menghasilkan mobil yang terlambat rampung, mobil yang kelebihan bobot, dan mobil tanpa downforce. Yang dalam istilah Formula 1, justru merupakan segala hal yang ingin dicapai pada sebuah mobil," terangnya.

"Kami keliru dalam menerapkan dasarnya, dan sebagai sebuah tim, saya ingin memastikan hal itu tidak terulang lagi. Namun di saat yang sama, saya tidak akan meninggalkan proyek yang saya yakini ini," pungkasnya.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral