- REUTERS/Kim Kyung-Hoon TPX IMAGES OF THE DAY
Epic Comeback di Sirkuit Monza, Kimi Antonelli Tidak Pernah Menduga Bisa Meraih Kemenangan di F1 GP Italia 2026
tvOnenews.com - Pemuncak klasemen sementara, Kimi Antonelli, menyuguhkan penampilan yang luar biasa saat gelaran F1 GP Italia 2026 akhir pekan kemarin.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Monza pada Minggu 6 September itu, Kimi Antonelli berhasil menjadi yang tercepat.
Kemenangan itu menjadi yang ketujuh untuk Kimi Antonelli di sepanjang F1 2026 ini bersama Mercedes.
- REUTERS/Jakub Porzycki
Catatan kemenangan itu pun semakin mengukuhkan posisi Kimi Antonelli di puncak klasemen F1 2026 ini.
Namun, lebih gilanya kemenangan di Monza dirah Kimi Antonelli setelah dirinya memulai balapan dari posisi ke-19.
Kimi harus memulai balapan dari posisi belakang setelah dirinya mendapatkan penalti saat F1 GP belanda 2026 lalu.
Meski begitu, secara mengejutkan pembalap yang baru berusia 19 tahun itu berhasil memenangkan F1 GP Italia 2026.
Sesuai Balapan, Kimi bahkan mengaku tak pernah membayangkan bisa menjuarai Formula 1 GP Italia 2026.
"Luar biasa, saya sangat senang dan saya tidak pernah membayangkan bisa memenangkan balapan ini tapi kami bekerja keras untuk membuktikannya dan saya sangat senang," kata Kimi.
Kimi mengaku strateginya berjalan dengan baik seusai bendera merah berhenti berkibar selepas insiden pembalap Ferrari Charles Leclerc yang menabrak pagar pembatas.
- REUTERS/Kim Kyung-Hoon TPX IMAGES OF THE DAY
Sejak saat itu, Kimi percaya bahwa dirinya bisa menerobos posisi terdepan untuk mengungguli rekan setimnya George Russell yang masih kesulitan untuk bisa mempertajam catatan waktunya.
"Pada akhirnya, kami mengambil pit stop dan Russell berada di jalur luar dan dia sedikit kesulitan dengan kondisi bannya hingga akhir. Dengan ban yang jauh lebih baik aku bisa terus meningkatkan kecepatan dan mengasahnya untuk bisa memperoleh kemenangan," ungkap Kimi mengenai strateginya.
Selain itu, Kimi menjadi pembalap Italia yang memenangkan balapan GP Italia setelah terakhir kali dimenangkan oleh Ludovico Scarfiotti pada tahun 1966.
(ant/akg)