news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton (kiri) bersaing dengan driver Mercedes, George Russell (kanan) di F1 GP China 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Maxim Shemetov

Sudah Lakukan Upgrade Mesin sebelum F1 GP Italia, Bos Ferrari Akui Mereka Masih Tertinggal dari Mercedes di Musim Ini

Ferrari masih menghadapi persoalan kecepatan mesin meski telah melakukan upgrade besar pada F1 GP Italia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin di Monza
Jumat, 11 September 2026 - 22:19 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Ferrari masih menghadapi persoalan kecepatan mesin meski telah melakukan upgrade besar pada F1 GP Italia 2026 akhir pekan kemarin.

Kepala tim Ferrari, Fred Vasseur, bahkan mengakui unit daya mereka belum mampu menyamai performa mesin Mercedes, terutama ketika melaju di trek lurus.

Upgrade kedua Ferrari musim ini diharapkan menjadi solusi saat balapan kandang di Monza berlangsung.

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton (kiri) bersaing dengan driver Mercedes, George Russell (kanan) di F1 GP China 2026
Sumber :
  • REUTERS/Maxim Shemetov

Namun, peningkatan tersebut belum cukup menghapus kelemahan Ferrari dalam hal kecepatan maksimum dibandingkan mobil-mobil bermesin Mercedes.

Ferrari akhirnya menjalani akhir pekan mengecewakan di Monza. Lewis Hamilton hanya finis keenam setelah terlibat insiden dengan Charles Leclerc.

Leclerc bahkan harus mengakhiri balapan lebih awal setelah mengalami kecelakaan pada akhir lap kedua.

Vasseur kemudian menjelaskan persoalan utama Ferrari terletak pada tenaga mesin, bukan sekadar strategi penggunaan energi.

"Ketika Anda kekurangan tenaga murni, Anda mulai mengutak-atik strategi deployment untuk mencoba mengimbanginya di lintasan lurus," ujar Vasseur.

"Namun, jika Anda mengerahkan lebih banyak tenaga di satu titik, pastinya Anda akan mengerahkan lebih sedikit di titik lain. Akibatnya, Anda terjebak dalam siklus yang keliru saat mencoba melakukan penyesuaian semacam itu di tengah persaingan balap," lanjutnya.

"Sejujurnya, ini bukan soal deployment. Bahkan McLaren pun sempat bereksperimen sedikit pada hari Jumat dan Sabtu pagi. Pada akhirnya, kami kekurangan tenaga murni." tambah Vasseur.

Ferrari kini tidak bisa lagi melakukan pengembangan perangkat keras unit daya sepanjang musim 2026.

Meski begitu, mereka berpeluang melakukan pembaruan besar pada 2027 jika kesenjangan performa mesin masih cukup signifikan.

Berdasarkan sistem peringkat ADUO FIA, mesin acuan adalah milik Red Bull. Namun, Mercedes dinilai memiliki paket unit daya paling lengkap.

Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar Ferrari untuk menghadapi musim berikutnya, terutama setelah peningkatan mesin terbaru belum mampu memangkas ketertinggalan.

(akg)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral