- Facebook/Aprilia
Jorge Martin Ungkap Biang Kerok Diasapi Marc Marquez Hingga Gagal Juara di MotoGP San Marino 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengungkapkan alasan ia gagal menjadi juara hingga akhirnya podium tertinggi diraih oleh Marc Marquez (Ducati Lenovo) di MotoGP San Marino 2026.
Marc Marquez berhasil keluar sebagai juara usai mampu tampil konsisten di MotoGP San Marino 2026, yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia pada Minggu (13/9/2026).
Marc Marquez memulai balapan dari posisi kedua, berada di belakang Marco Bezzecchi yang meraih pole position dan Jorge Martin yang start dari posisi ketiga di MotoGP San Marino 2026.
Marco Bezzecchi sayangnya tak bisa melanjutkan balapan karena crash di lap pertama. Lalu Marc sempat mengambil alih posisi terdepan, ia kemudian mendapat tekanan dari Jorge Martin yang berhasil memimpin pada lap ketujuh.
Marc Marquez tidak membutuhkan waktu lama untuk merebut kembali posisi pertama dan menyalip Martin pada lap ke-12, hingga akhirnya menjadi juara.
Sedangkan Martin pun harus puas finis di posisi kelima. Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya sempat memiliki kendala.
Martinator mengaku bahwa dirinya mengalami arm pump, sehingga dirinya harus kehilangan kesempatan emas tersebut.
"Saya memiliki masalah besar dengan arm pump saya. Sangat disayangkan, saya pikir kami kehilangan peluang besar," kata Jorge Martin, dilansir dari Motorsport.
"Saya memulai dengan cara yang hebat. Saya pikir Marc akan menjauh namun kemudian saya mengejarnya lagi dan saya memimpin. Setelah itu saya malah menjauh. Saya merasa dalam kecepatan yang baik, tak mendorong seperti orang gila dan masih menarik diri," tambahnya.
Selain itu, Martin mengaku bahwa sejatinya dirinya merasakan arm pump sudah sejak Jumat. Namun ia merasa bisa memulihkan kondisinya dengan cepat, akan tetapi nyatanya malah semakin para.
Jorge Martin juga mengaku bahwa dirinya mempertimbangkan opsi operasi. Keputusannya kemungkinan akan ditentukan setelah MotoGP Austria 2026.
(nad)