GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Mahasiswi UPH Menjadi Korban Penganiayaan Mantan Kekasih, Pihak Kampus Ambil Langkah Tegas

Baru-baru ini viral sebuah kisah dari seorang mahasiswi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten terkait tindak penganiayaan yang dialaminya.
Rabu, 22 Februari 2023 - 20:16 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Freepik.com

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini viral sebuah kisah dari seorang mahasiswi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten terkait tindak penganiayaan yang dialaminya.

Mahasiswa UPH yang diketahui bernama Annisa Sakinah itu membagikan pengalam buruk nya itu melalui akun media sosial pribadinya @annisasknh8 pada hari Jumat (17/2/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah dugaan penganiayaan yang dialami oleh Annisa itu pun langsung viral menjadi perbincangan yang cukup hangat dari netizen di twitter. Korban mengatakan kalau dirinya mendapatkan sejumlah tindak penganiayaan dari teman prianya yang bernama Benedict Jevon Kusuma.

"Aku Anisa Sakinah mahasiswi uph management business angkatan 2022 telah dianiaya oleh Benedict Jevon Kusuma mahasiswa uph management business angkatan 2020 yang sekarang sedang magang di tempat bekerja papah nya di Atria puri kembangan" tulis Anisa pada unggahannya di twitter.

Dalam sebuah thread yang ia tulis di twitter, korban mengatakan kalau dirinya sudah sejak lama mendapatkan tindak kekerasan dari pelaku yang pada saat itu berstatus sebagai kekasihnya.

Anisa mengatakan kalau ia pertama kali mendapat kekerasan dari pelaku pada 7 Juni 2022 lalu, mulai dari kekerasan fisik sampai dengan kekerasan verbal yang berulang kali ia terima.

Bahkan Anisa mengatakan kalau dirinya pernah mendapatkan tindak kekerasan fisik yang membabi buta seperti menyeretnya, memukul, membenturkan kepalanya ke mobil hingga mencekik nya dan mengeluarkan kata-kata kasar.

Sebelum membagikan kisah penganiayaan yang dialaminya di media sosial twitter, Anisa mengungkapkan kalau dirinya sempat melaporkan tindakan kekerasan yang ia terima kepada Komnas Perempuan pada bulan Desember tahun lalu.

Tapi pada saat itu, korban Anisa Sakinah memilih untuk tidak melanjutkan proses dari laporannya itu karena pelaku meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Dalam cuitan-cuitannya di twitter pribadinya itu, Anissa juga membagikan sejumlah rekaman terkait perbincangan antara dirinya dengan pelaku, dimana pelaku mengakui semua tindak kekerasan yang ia lakukan pada korban.

Anissa juga membagikan sejumlah foto luka yang ia derita akibat sejumlah tindak kekerasan yang ia terima dari pelaku, mulai dari luka memar di tangan dan kaki sampai luka di hidungnya karena pukulan dari pelaku. 

Korban Kembali Laporkan Pelaku 

Dalam cuitannya tersebut, Anisa mengaku kalau pada bulan Januari lalu dirinya kembali melaporkan tindakan penganiayaan pelaku ke pihak Universitas secara diam-diam. Hal tersebut ia lakukan lantaran dirinya mendapatkan tindak kekerasan dari pelaku di lingkungan kampus secara verbal dan cukup parah. 

Annisa pun melaporkan kasus itu ke Markas Polres Tangerang Selatan. Dikonfirmasi secara terpisah Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Galih membenarkan info laporan tersebut. Kini masih dengan tahap pemeriksaan pada pelapor Anisa Sakinah di Mapolres Tangerang Selatan. 

"Iya masih proses penyelidikan dan terhadap keterangan korban, dan masih proses pendalaman oleh penyidik," katanya.

Pihak UPH Ambil Langkah Tegas

Setelah kasus penganiayaan yang dialami oleh salah satu mahasiswinya viral di media sosial twitter, Piha Universitas Pelita Harapan pun akhirnya menindaklanjuti laporan dari Anisa Sakinah terkait penganiayaan yang dialaminya.

Dikatakan kalau pihak kampus menurunkan tim Pemeriksa Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang untuk melakukan investigasi atas laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu mahasiswanya. 

Melalui siaran persnya, Tim Humas UPH menyatakan bila dari hasil penelusuran dan investigasi, peristiwa tersebut terjadi di luar jam akademik dan merupakan permasalahan hubungan antar pribadi. 

"Ternyata kasus itu terjadi di luar jam akademik dan merupakan permasalahan hubungan antar pribadi," katanya, Senin, 20 Februari 2023. 

Dalam hal ini, pihaknya pun tidak memberikan toleransi atas tindakan kekerasan, baik secara verbal maupun non-verbal. Alhasil, sesuai dengan yang diatur dalam kode etik mahasiswa UPH, maka pihaknya memberikan sanksi tegas terhadap terduga pelaku penganiayaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diatur dalam Kode Etik Mahasiswa UPH, setiap orang yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi. Mahasiswa yang bersangkutan harus bertanggung jawab atas tindakannya dan menerima keputusan berupa sanksi akademis yang telah diambil oleh universitas dengan pencabutan status kemahasiswaannya," ujarnya. 

Diketahui sampai dengan saat ini, kasus tindak kekerasan yang dialami oleh mahasiswi dari UPH yang viral di media sosial itu itu pun tengah dalam proses penyelidikan Polres Tangerang Selatan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari NBA ke Octagon? Jaylen Brown Ingin Coba UFC Setelah Pensiun

Dari NBA ke Octagon? Jaylen Brown Ingin Coba UFC Setelah Pensiun

Bintang Boston Celtics, Jaylen Brown, mengaku tertarik untuk menantang dirinya sendiri di dunia MMA atau UFC setelah pensiun dari NBA, bahkan telah berbicara.
Hasil Super League 2025-2026: Persita Gagal Cetak Penalti, Bonus 2 Gol Remontada PSBS Biak

Hasil Super League 2025-2026: Persita Gagal Cetak Penalti, Bonus 2 Gol Remontada PSBS Biak

Skor akhir 2-1 atas kemenangan Persita Tangerang berakhir di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin (16/2/2026). Menariknya, PSBS Biak justru lebih dahulu mencetak gol sampai akhirnya Persita membalas remontada. 
Tembok Roboh Timpa SMPN 182 Kalibata, Disdik DKI Ungkap Perbaikan Ditargetkan Selesai Pekan Depan

Tembok Roboh Timpa SMPN 182 Kalibata, Disdik DKI Ungkap Perbaikan Ditargetkan Selesai Pekan Depan

Sebuah tembok berukuran besar roboh dan jatuh menimpa pagar SMP Negeri 182 Kalibata, Jakarta Selatan. Insiden terjadi pada Minggu (15/2/2026) siang.
Marco Bezzecchi Redam Status Favorit Juara, Pilih Fokus Start Kuat di MotoGP 2026

Marco Bezzecchi Redam Status Favorit Juara, Pilih Fokus Start Kuat di MotoGP 2026

Marco Bezzecchi mulai dimasukkan dalam daftar kandidat kuat juara dunia MotoGP 2026 setelah menunjukkan performa konsisten bersama Aprilia Racing musim lalu. 
Kabar Baik Hampiri Inter Milan, Permata Liga Belgia Tolak Chelsea dan Tetapkan Giuseppe Meazza sebagai Destinasi Bursa Transfer

Kabar Baik Hampiri Inter Milan, Permata Liga Belgia Tolak Chelsea dan Tetapkan Giuseppe Meazza sebagai Destinasi Bursa Transfer

Kabar menggembirakan menghampiri Inter Milan. Gelandang binaan akademi mereka, Aleksandar Stankovic, memberi sinyal tegas tolak pinangan klub Inggris, Chelsea.
Dari Korea, Turki, hingga Proliga: Siapa Sangka Gaji Megawati Hangestri Sebelum Main di Red Sparks Segini

Dari Korea, Turki, hingga Proliga: Siapa Sangka Gaji Megawati Hangestri Sebelum Main di Red Sparks Segini

Mantan pemain Red Sparks, Megawati Hangestri, ungkap masa-masa sulit sebelum meniti karier profesional. Ternyata, gajinya saat itu hanya ratusan ribu rupiah.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Daftar Negara Peserta Piala Thomas dan Uber 2026: Ada Tim Bulu Tangkis Indonesia

Daftar Negara Peserta Piala Thomas dan Uber 2026: Ada Tim Bulu Tangkis Indonesia

Daftar lengkap negara peserta turnamen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana ada tim bulu tangkis Indonesia yang akan berpartisipasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT