News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Kunjungi 75 Anak Korban Penyerangan Posramil Kisor

Komnas HAM Perwakilan Papua mengunjungi 75 anak pengungsi korban penyerangan Posramil Kisor, Maybrat, yang dititipkan di sekolah yayasan Katolik di Aimas Kabupaten Sorong.
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 13:27 WIB
Komnas HAM kunjungi pengungsi anak korban penyerangan Posramil Kisor
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jayapura - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua mengunjungi 75 anak pengungsi korban penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, yang dititipkan di sekolah yayasan Katolik di Aimas Kabupaten Sorong.

Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua Frits B.Ramandey yang dihubungi dari Jayapura, Sabtu, mengatakan puluhan anak pengungsi korban pascapenyerangan Posramil Kisor membutuhkan penanganan khusus untuk memulihkan kondisi kejiwaan anak. "Komnas HAM sudah melihat langsung kondisi anak pengungsi yang ditampung sekolah di Aimas, memang perlu ada tindakan konkret untuk menjamin pemenuhan hak dasar anak, salah satunya masalah pendidikan," ungkap Frits Ramandey.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Frits mengatakan, dari hasil kunjungan lapangan Tim Komnas HAM Papua terhadap kondisi anak pengungsi korban pascapenyerangan Posramil Kisor, pihaknya mengusulkan tiga hal penting untuk dilakukan pemerintah daerah setempat.

Pertama, Frits menyebut perlu disediakan layanan "trauma healing" untuk pemulihan psikis anak. Kedua, menjamin hak dasar anak dalam pendidikan dengan menyediakan fasilitas belajar seperti tas, buku, dan pakaian. Ketiga, segera mengembalikan korban ke daerah asalnya.

Menurutnya, tiga hal penanganan korban pascapenyerangan Posramil Kisor sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Maybrat dan Pemerintah Provinsi Papua hingga pemangku kepentingan di daerah setempat. "Anak pengungsi korban pascapenyerangan Posramil Kisor sebagian ada yang akan ujian sehingga pemda berkewajiban mendaftarkan siswa dalam data Dapodik," ungkap Frits.

Komnas HAM Papua terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat untuk membantu penanganan pengungsi akibat korban pascapenyerangan Posramil Kisor. Untuk pemulangan pengungsi anak-anak korban pascapenyerangan Posramil Kisor, menurut Frits, tidak hanya dilakukan oleh Komnas HAM Papua tetapi perlu berkolaborasi dengan pihak lain dan pemerintah daerah setempat. (ari/ant)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT