Detik-detik Penyelundupan Sabu-sabu 4Kg & Ribuan Pil Ekstasi dari Malaysia Digagalkan Polresta Tanjungpinang
- tim tvone - Kurnia Syaifullah
Tanjungpinang, tvOnenews.com - Detik-detik penyelundupan sabu-sabu 4Kg dan ribuan pil ekstasi dari Malaysia digagalkan Tim gabungan Satpolair, Jatanras dan Sat narkoba Polresta Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Hal itu terlihat dari beberapa foto yang dibagikan pihak kepolisian dari Polresta Tanjungpinang.
Dari foto yang diberikan, pihak polisi tampak menggagalkan penyelundupan yang dibawa dengan menggunakan mobil. Bahkan, tampan beberapa bungkus pil ekstasi siap edar.
Berdasarkan informasi, penangkapan dilakukan di perairan Tanjungpinang, dipimpin langsung oleh Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, Jumat (7/7/2023) malam.
Awalnya, Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang mendapatkan informasi terkait adanya aksi penyelundupan narkoba. Selanjutnya, Kanit Jatanras, Ipda Freddy Simanjuntak melakukan koordinasi kepada Satnarkoba dan Polair Polresta Tanjungpinang, untuk melakukan pengembangan.
Tiga orang diduga kurir narkoba berhasil diringkus tim gabungan Polresta Tanjungpinang, saat akan mengambil sabu yang baru tiba dari Malaysia.
Saat digeledah polisi menemukan barang bukti 6 bungkus sabu, 9 bungkus pil ekstasi warna merah muda, dan 10 bungkus pil ekstasi warna pink.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan penyelundupan sabu jaringan Internasional melalui jalur laut dari Johor, Malaysia menuju Tanjungpinang.
![]()
"Diperkirakan 4 kilogram sabu, pil ekstasi diperkirakan 50 sampai 1.000 butir," tutur dia.
Kapolres jelaskan, ketiga orang pelaku ditangkap saat hendak mengambil narkoba yang diapungkan di tengah laut. Hasi pengembangan kemudian pihaknya kembali meringkus dua pelaku lainnya.
"Selain kurir juga diamankan pelaku lainnya diduga sebagai bandar. Kita masih lakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya," jelas Kombes Ompusunggu.
Barang bukti narkoba saat ini diamankan Polresta Tanjungpinang, sedangkan kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. (ksh/aag)
Load more