News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IPS Bicara soal Kecenderungan Arah Dukungan Basis Massa 10 Partai Besar Terhadap 3 Bacapres

Peneliti Indonesia Polling Stations (IPS), Alfin Sugianto bicara soal kecenderungan arah dukungan basis massa 10 partai besar terhadap tiga (3) Bacapres 2024. 
Jumat, 22 September 2023 - 18:34 WIB
Kolase Foto Ganjar, Prabowo, Anies
Sumber :
  • Istimewa

"Sebanyak 36,4% responden yang mengaku pemilih PDI Perjuangan ternyata menjatuhkan pilihannya pada bacapres Prabowo Subianto," tuturnya.

Berdasarkan survei IPS kali ini sebanyak 48,7% responden yang mengaku pemilih Partai Golkar menyatakan pilihannya pada Prabowo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian sebanyak 24,8 % mengaku memilih Ganjar dan 24,5% mendukung Anies, serta tinggal 2% yang belum punya pilihan. 

"Begitu pula pemilih PAN, bagian terbesar dari mereka atau 50,1% menjatuhkan pilihan pada bacapres Prabowo dan hanya 23,5% yang memilih Ganjar dan 20,2% mendukung Anies, serta 6,2% masih belum punya pilihan (undecided)," ujar Alfin Sugianto.

Untuk Partai Demokrat, survei IPS kali ini belum dapat mendeteksi kemana arah dukungan partai besutan SBY tersebut pasca menyatakan dukungannya pada bacapres Prabowo Subianto. 

Namun yang pasti, pasca pecah kongsi dengan partai Koalisi Perubahan dan Persatuan lainnya, mayoritas mutlak basis massa atau pemilih Partai Demokrat tidak lagi memilih atau mempertimbangkan Anies sebagai bacapres. 

"Sebanyak 35,8% responden yang mengaku pemilih Partai Demokrat menyatakan pilihannya pada bacapres Prabowo. Kemudian 33,2% lebih memilih Ganjar dan hanya 10,2% yang masih setia memilis Anies," kata Alfin Sugianto. 

Sementara itu sebanyak 20,8% basis massa atau pemilih Partai Demokrat masih galau alias belum bisa memutuskan pilihan. 

Tak hanya itu saja, IPS juga menyajikan data soal dinamika partai non-parlemen. 

- Dinamika Partai Non-Parlemen: Perindo Turun, PSI Naik

Mengenai pilihan terhadap partai politik, survei IPS kali ini menemukan fakta bahwa PDI Perjuangan masih memimpin dan belum tergoyahkan dalam tiga tahun terakhir. Jika saat ini dilaksanakan Pemilu, sebanyak 19,5% responden mengaku akan memilih PDI Perjuangan. 

Kemudian sebanyak 17,5% memilih Partai Gerindra, lalu Partai Demokrat dan Partai Golkar bersaing ketat dengan elektabilitas masing-masing 10,2% dan 10,1%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang PDI Perjuangan untuk memenangkan Pemilu 
2024 sekaligus membuat hattrick kemenangan sangat terbuka. Namun PDI Perjuangan kendati masih memimpin alias berada di posisi teratas rating survei, elektabilitas partai “moncong putih” itu cenderung stagnan di posisi 19 hingga 20-an persen dalam enam bulan terakhir. 

Jika Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2024, bukan tak mungkin Partai Gerindra akan mengalami lonjakan suara sekaligus menggusur dominasi PDI Perjuangan dalam dua Pemilu sebelumnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Didi Mahardhika Sukarno: Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Didi Mahardhika Sukarno: Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Didi Mahardhika Sukarno menilai tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya soal ekonomi atau geopolitik, melainkan juga arah demokrasi yang mulai dipraktikkan secara keliru oleh sebagian pihak.
Pabrik Melamin di Gresik: Dorong Hilirisasi, Hadapi Tantangan Emisi

Pabrik Melamin di Gresik: Dorong Hilirisasi, Hadapi Tantangan Emisi

Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta atau sekitar Rp10,2 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik dinilai perkuat industri kimia
Terpopuler Trend: Warga Jateng Dapat Bantuan dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga KDM Sentil Siswa SMKN 2 Subang

Terpopuler Trend: Warga Jateng Dapat Bantuan dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga KDM Sentil Siswa SMKN 2 Subang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi membantu warga Jawa Tengah (Jateng) di jalan. Hingga, Siswa SMKN 2 Subang malah kena sentil Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Usai Viral Aduan Pungli, Dedi Mulyadi Langsung Kucurkan Anggaran Hampir Rp1 Miliar untuk Jembatan Cirahong

Usai Viral Aduan Pungli, Dedi Mulyadi Langsung Kucurkan Anggaran Hampir Rp1 Miliar untuk Jembatan Cirahong

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya turun langsung meninjau kondisi Jembatan Cirahong setelah sempat viral isu dugaan pungli yang meresahkan masyarakat.
Red Sparks Ingin Pertahankan Yeum Hye-seon, Siap Pulangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks Ingin Pertahankan Yeum Hye-seon, Siap Pulangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks dikabarkan ingin mempertahankan setter senior mereka, Yeum Hye-seon. Rencana ini pun membuka peluang untuk kembali membawa pulang Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Sementara, Dedi Mulyadi: Tugas Pemerintah Memudahkan Orang Bayar Pajak

Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Sementara, Dedi Mulyadi: Tugas Pemerintah Memudahkan Orang Bayar Pajak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tugas pemerintah adalah memudahkan orang untuk membayar pajak, bukan untuk mempersulit. 

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral