GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Joko Pinurbo, Sukir dan Kegembiraan Pesta Demokrasi

Karya sastra, persisnya puisi yang ditulis penyair Joko Pinurbo banyak menyoal pemilu sebagai pesta demokrasi yang harusnya disikapi sebagai kegembiraan warga negara. Kegaduhan politik dapat diredam jika menghikmati pemilu secara lebih beradab dan bermartabat lewat pesta kesenian dan membaca karya sastra.
Sabtu, 11 November 2023 - 11:50 WIB
Penyair Joko Pinurbo
Sumber :
  • Instagram @joko_pinurbo

Magelang, tvOnenews.com- Dari jejaring grup percakapan media sosial alumnus kampusnya, diperoleh kabar keadaan penyair Joko Pinurbo (Jokpin) membaik, setelah beberapa waktu terakhir menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Yogyakarta.

Penyair dan pegiat literasi di Magelang, Jawa Tengah, Wicahyanti Rejeki, juga mendapat kabar dari jaringan informasinya, tentang Jokpin dirawat karena sakit. Penyair berusia 61 tahun itu, saat masa remaja menjalani pendidikan seminari di kawasan perbatasan dengan Kota Magelang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika siang itu seorang tamu datang ke rumah Wicah, buku kumpulan puisi Jokpin, "Perjamuan Khong Guan" (2020), sudah diambil dari deretan rak dan berpindah ke meja komputer di rumah tersebut. Di antologi itu ada stempel warna kuning tanda bahwa pemilik buku tersebut, "Rumah Literasi Aruna", komunitas literasi yang dibangun Wicah bersama para pegiat lainnya di daerah setempat.

Kepada tamunya, ia mengingatkan untuk mengembalikan buku itu ke "Rumah Literasi Aruna", setelah keperluan rampung.

tvonenews

Ditunjukkan secara singkat nuansa korelasi halaman 15-16 buku itu, berupa puisi berjudul "Malam Minggu di Angkringan", dengan hiruk pikuk perpolitikan Indonesia saat ini menuju pemilu presiden, yang ditandai terjadinya luka bangunan demokrasi.

Jurnal Diklastri (Pendidikan, Pembelajaran, Linguistik, Bahasa Indonesia, dan Sastra Indonesia) volume 2, nomor 1, edisi Desember 2021 juga menyajikan kupasan yang lebih mengena atas penggalan puisi itu dalam kaitan dengan situasi ingar bingar perpolitikan.

"Lupakan politik yang liar dan bingar. Mau minum kopi atau minum aku? Atau bersandarlah di punggungku yang hangat dan liberal, sebelum punggungku berubah menjadi punggung negara, yang dingin perkasa," begitu bagian dari puisi yang ditulis pada 2018 itu oleh Jokpin.

Perkembangan tahapan menuju Pemilu 2024 sedang diwarnai dengan gaduh politik. Angan-angan tentang meriah dan gembira atas perjalanan menuju puncak pemilu sebagai suatu pesta demokrasi seluruh rakyat negeri, ternyata malah menghadirkan goresan luka atasnya.

Kompetisi politik mau tidak mau diakui sebagai persaingan keras antarkubu yang berkepentingan untuk menghadirkan pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, dan juga pencarian serta penguatan dukungan calon pemilih, bahkan manuver para elite yang membikin publik terkejut.

Komisi Pemilihan Umum telah menerima pendaftaran tiga pasangan bakal presiden dan bakal wapres oleh masing-masing parpol. Ketiga pasangan kandidat tersebut, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diusung koalisi Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat.

Selain itu, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD diusung PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diusung koalisi Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Prima adalah partai tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Hiruk pikuk perpolitikan pemilu juga ditandai perdebatan sengit antarelite politik yang seakan-akan mau menang sendiri. Orang Jawa boleh jadi mengeluarkan ungkapan satire atas mereka sebagai "ora ngilo githok e", yang kira-kira maksudnya mengenai ketidakmampuan bercermin pada diri sendiri.

Para pengamat politik dan tokoh menimpali dengan kelindan analisa melalui berbagai forum dan tayangan digital atas perkembangan perpolitikan Indonesia dengan macam-macam manuvernya.

Berbagai siniar dan tayangan politik di televisi mencapai raihan peringat pengunjung melalui konten pesta demokrasi. Berbagai survei elektoral terus berlangsung berkelanjutan untuk memperoleh pembaruan informasi atas perkembangan dinamika keterpilihan pasangan kandidat.

Belum lagi, seputar peradilan atas pelanggaran etika dalam sidang Mahkamah Konsitusi untuk memutuskan uji materi peraturan batas persyaratan calon, yang membuat jagat perpolitikan makin riuh.

Demikian pula menyangkut netralitas aparatur negara yang saat ini mungkin tak lagi cukup sekadar digaungkan, namun harus diwujudkan dalam praktik pengawasan dan penindakan. Munculnya tanda-tanda praktik politik dinasti dan nepotisme, seakan membuat mendung sedih di langit demokrasi.

Panggung politik pemilu terkini sedang mempertontonkan terlalu banyak drama dan bagaikan sinetron yang membuat khawatir, karena bisa menggerus kepercayaan rakyat terhadap jalan sehat pesta demokrasi. Dalam situasi seperti itu, catatan spirit reformasi pada 1999, mungkin beroleh ruang patut untuk dihadirkan sebagai cermin penting mengenai tonggak jalan demokrasi.

Di tengah terpaan kecurigaan sebagian publik atas netralitas, Presiden Joko Widodo mengingatkan tentang kompetisi politik sebagai hal biasa yang harus dilaksanakan tanpa mencederai spirit persatuan dan kesatuan.

Selain itu, dia mengingatkan pentingnya menghadirkan pesta demokrasi yang berkualitas demi kemajuan masa depan bangsa dan negara.

Sudah seharusnya disadari bahwa tahapan pemilu hingga saat ini, bukan sekadar cukup menghadirkan kandidat presiden-wapres untuk selanjutnya disuguhkan kepada rakyat sebagai pemilih pada 14 Februari 2024.

Proses kehadiran mereka sebagai kandidat juga tetap harus menjaga keluhuran nilai, etika, dan moral budaya demokrasi. Di lain sisi, pemilih secara cerdas dan berbudi mulia dibawa ke pelabuhan suara, melalui kotak pemilihan.

Tujuannya, pemenang kontestasi tidak dianggap cacat karena demokrasi bisa terhindar luka dan rakyat semakin matang berdemokrasi karena memilih secara mulia. Sebagaimana tampak dihadirkan melalui puisi "Malam Minggu di Angkringan", bahwa pemenang pemilu haruslah sungguh-sungguh menjadi punggung negara, tempat kokoh untuk bersandarnya masa depan bangsa.

tvonenews

Pemilihan umum selayak dan sepatutnya bukan sekadar para pasangan kandidat dengan para parpol pengusung mereka itu meraup sebanyak-banyak suara pemilih. Lebih dari itu, baik kandidat maupun rakyat dengan para agen, melakoni pesta demokrasi secara bermartabat.

Puisi lainnya berjudul "Demokrasi" (2018) yang juga menjadi bagian antologi "Perjamuan Khong Guan", kiranya mesti dipahami melalui paradigma terbalik untuk menghadirkan harapan baik dan bermartabat terhadap kandidat serta rakyat.

"Rakyat ialah Sukir, kusir yang memberi kursi kepada penumpang bernama Sukri dengan imbalan jempol dan janji. Sukir dan andongnya tetap hepi, kling klong kling klong. Sukri tak bisa duduk enak lagi, pantatnya sakit digigit kursi," demikian puisi tersebut.

Kiranya tetap aktual juga diungkap pesan sarat makna yang digaungkan kalangan seniman petani Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, melalui pesta seni budaya tahunan mereka secara mandiri, Festival Lima Gunung XXII/2023 pada akhir Agustus lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival itu menghadirkan tema "Kalis ing Kahanan". Pesan dikandung dalam tema itu agaknya tak hanya untuk menjaga masyarakat berbudaya luhur kedap dari situasi tak menentu, akan tetapi juga menjaga harapan keramaian pesta politik tetap dalam muruah demokrasi.

Pemilu demokratis disadari sebagai bagian jalan penting masa depan kemajuan peradaban bangsa dan negara ini. Jangan lukai! (ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Freeport Peringati HUT ke-81 RI dengan Semangat ”One Freeport” dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama

Freeport Peringati HUT ke-81 RI dengan Semangat ”One Freeport” dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama

Dari pegunungan Papua hingga Smelter di Gresik, keluarga besar PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan semangat One Freeport:
Menkeu Purbaya Ungkap Anggaran Rp5 Triliun di BNPB Siap Digunakan untuk Penanganan Bencana di NTT

Menkeu Purbaya Ungkap Anggaran Rp5 Triliun di BNPB Siap Digunakan untuk Penanganan Bencana di NTT

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pendanaan untuk menanggulangi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan difokuskan melalui pagu anggaran yang telah dialokasikan pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Upacara HUT ke-81 RI di Bawah Laut Sulawesi Utara, PTK Kibarkan Merah Putih hingga Transplantasi Terumbu Karang

Upacara HUT ke-81 RI di Bawah Laut Sulawesi Utara, PTK Kibarkan Merah Putih hingga Transplantasi Terumbu Karang

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia menjadi momentum bagi PTK untuk menghadirkan aksi nyata mewujudkan nasionalisme sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.
Penganiayaan Pelajar SMK di Kebumen Viral di Medsos, Ternyata Cuma Gara-gara Hal Ini

Penganiayaan Pelajar SMK di Kebumen Viral di Medsos, Ternyata Cuma Gara-gara Hal Ini

Kasus penganiayaan pelajar SMK di Kutowinangun, Kebumen, viral di media sosial. Polisi menetapkan siswa kelas 11 sebagai Anak Berkonflik dengan Hukum, dengan motif kecemburuan.
Cuma Hari Ini! Ada Promo Besar-besaran dari Fore, Starbucks dan Kopi Kenangan di HUT RI ke-81

Cuma Hari Ini! Ada Promo Besar-besaran dari Fore, Starbucks dan Kopi Kenangan di HUT RI ke-81

Bisa didapatkan hari ini, 17 Agustus 2026, promo gede-gedean untuk minuman kopi dalam rangka merayakan HUT RI ke-81. Ada Fore, Starbucks hingga Kopi Kenangan.
Pemprov Aceh: Situasi Kondusif, Perayaan HUT ke-81 RI Berlangsung Aman dan Damai

Pemprov Aceh: Situasi Kondusif, Perayaan HUT ke-81 RI Berlangsung Aman dan Damai

Otoritas Provinsi Aceh memberikan jaminan bahwa seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di wilayah berjuluk Bumi Serambi Makkah tersebut berjalan lancar tanpa kendala keamanan. 

Trending

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Nonton upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka lewat link live streaming resmi. Saksikan Detik-Detik Proklamasi mulai pukul 10.00 WIB.
Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Siapa Kolonel Priyo Handoyo? Simak profil dan perjalanan karier perwira TNI AD yang dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
Curi Perhatian! Jay Idzes Kirim Ucapan HUT Ke-81 RI, Sapa Warga Indonesia dengan Bahasa Sunda dan Jawa

Curi Perhatian! Jay Idzes Kirim Ucapan HUT Ke-81 RI, Sapa Warga Indonesia dengan Bahasa Sunda dan Jawa

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes turut merayakan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dirayakan pada hari Senin (17/8/2026) ini.
Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih sebelum Diserahkan ke Pembawa Baki

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih sebelum Diserahkan ke Pembawa Baki

Presiden Prabowo Subianto tampak mengenakan baju beskap bernuansa biru mencium Merah Putih sebelum mengangkat dan menyerahkannya kepada pembawa baki dari Tim Paskibraka "Indonesia Berdaulat"
Selengkapnya

Viral